Membangun Pengalaman dan Jati Diri Di Bumi Perkemahan

Saat duduk di bangku SMK kelas 10 di bulan september pada tahun 2016 di berikan pengumuman kepada seluruh siswa untuk melaksanakan untuk mengikuti perkemahan di daerah Temiyang sari desa Kroya.

Mengikuti kegiatan seperti itu sudah tradisi setiap semester 1 untuk murid baru untuk memperdalam dan untuk memberikan kesan kepada murid baru supaya tidak mudah bosan dan tidak menimbulkan rasa malas untuk belajar.

kemah

http://pekanbaru.tribunnews.com

Tujuan berkemah ialah mencari suasana baru, mencari pengalaman dan pelajaran, dan memberi BAKSOS( bakti sosial ) kepada masyarakat. Bermacam-macam pelajaran yang bisa kita ambil dari perkemahan.

Proposal bumi perkemahan yang telah dibuat dan direncanakan oleh anggota osis kepada kepala sekolah yaitu bertempat di depan SMP 2 KROYA. Yah benar sekali, kami mendirikan tenda bukan di lapangan tetapi di tengah sawah, kami meminta izin agar dimudahkan untuk rencana perkemahan ini.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya di bolehkan dan diberikannya tanda tangan oleh beliau. Kami memberikan informasi kepada murid SMK PUI HAURGEULIS untuk mengikuti acara perkemahan ini dan kami pun memberikan surat pemberitahuan iuran disertai surat permohonan izin dari orang tua/ wali murid.

Sebelum melaksanakan perkemahan saya harus mencari regu atau kelompok dan tenda, yah  seadanya tenda aja jadi kekurangan tenda, 1 tenda bisa 8-9 orang yasudah kami mempunyai regu yang bernama secorpion.

Sebelum kami berangkat 3 hari sebelumnya kami membuat bambu untuk mendirikan tenda. Bambu yang diinsturksikan oleh panitia tinggi 150 cm dan panjang 2 m.

Sambil mencari bambu kami mengambil sebuah mangga dan memakannya, kami pun mendapatkannya dan langsung kami ukur panjang dan tinggi, setelah itu bambu yang tersisa kami buat untuk patok tali tanda nanti.

2 minggu kemudian baru dilaksanakannya perkemahan, kami memakai truk unutk mengangkut para siswa-siswi. Jam 2  untuk siswi diperbolehkan untuk naik truk untuk memulai perjalanan kearah temiang sari, ada 55 siswi yang naik ke atas mobil truk.

Untuk para siswa mempersiapkan peralatan yang akan dibawa ketempat bumi perkemahan, banyak sekali lohh peralatnnya seperti bambu, bendera, linggis, tali, tenda, beras, dan karpet.

Setelah sampai kami semua dari masing-masing regu mengambil peralatan yang sudah diturunkan oleh panitia dari mobil, ada yang tertukar barang itu tanggung jawab dari ketua regu masing-masing.

kemah

http://jabar.tribunnews.com

Setelah mendapatkan tenda dan yang lainnya, langsung saja kami memilih tempat yang lumayan nyaman untuk ditiduri. Nah sudah dapat, langsung keduk dan kami menalikan antara bambu yang panjang dan tinggi, membutuhkan waktu hingga 45 menit untuk mendirikan dengan kokoh tenda yang sudah ada.

Jam 16.00 kami melaksanakan upacara untuk pembukaan perkemahan oleh ketua panitia. Banyak pengumuman yang diberikan oleh ketua panitia, salah satunya jagalah nama baik sekolah dan memberikan kesan kepada masyarakat setempat dan jangan membuat onar ketika malam hari.

Setelah upacara selesai panitia membolehkan untuk pergi menuju kedalam tenda masing-masing untuk mempersiapkan shalat magrib berjamaah. Waktu magrib pun tiba kami langsung membawa karpet dan sajadah untuk shalat di tengah-tengah kotakan yang dibuat oleh panitia.

pembukaan kemah

http://www.sma-ypunila.sch.id

Setelah shalat biasa mengaji yang dipimpin oleh guru dan dilanjutkan ceramah sambil menunggu adzan isya, tema ceramahnya ialah  untuk mengingatkan kita saat kita bertamu di lingkungan orang lain, bagai mana kita beretika, sopan santun, dan lain-lain.

Ketika shalat isya selesai kami memasuki tenda kembali dan diberikan nasi bungkus untuk makan malam yang sudah disediakan oleh panitia, nasi bungkus itu diambil oleh ketua regu dari bagian konsumsi

Setelah makan dikumpulkan kembali di lapangan untuk menonton film yang berjudul Negri 5 menara. Cerita yang menarik dan memberikan pelajaran untuk senantiasa belajar walaupun di negri orang dan memberikan bahwa pentingnya kita bersahabat, jangan melihat dari warna kulit, uang dan harta. Coba kita lihat dari hati.

tempat kemah

seputarjawatengah.wordpress.com

Tak lama filmnya selesai, kami kembali ke tenda dan kami tertidur di tenda untuk istirahat. Tak terasa waktu subuh tiba, adzan berkumandang kami bergegas mengambil air wudhu dan bersiap-siap untuk shalat subuh berjamaah.

Seperti biasa setelah shalat ada pencerahan oleh imam shalat subuh, kemudian kembali lagi ke tenda untuk mengganti baju menggunakan baju olahraga. Sebelum kami sarapan terlebih dahulu  melaksanakan senam bersama, yang dipandu oleh bagian olahraga.

senam

banyak canda tawa saat senam bersama, semua guru pun ikut bersenam. Selesai senam baru kita sarapan, setelah itu kami mengikuti upacara hiking di daerah tersebut. Ada 5 pos yang diberikan panduan kepada seluruh regu, ikuti arah jalan, dan ada hadiah dari pihak panitia.

Tepat jam 07.00 kami memulai perjalanan dan sampailah di pos pertama, ada tantangan hapalan Tri Sakty  dan Dasa Dharma Pramuka, kami mendapatkan nilai 8. Lanjut ke pos yang ke dua disinih seperti biasa ada LKBB. disinih mata kami ditutup dengan kacu, wihh tantangan luar biasa nihh.  Kami disini mendapatkan nilai yang sama 8.

lanjut yang ke tiga ini mudah tetapi harus kreatif, memberikan yel yel. Kami berumbuk terlebih dahulu, sebisanya ajah kami mendapatkan nilai 7. Biasa ajah deh lanjut kami ke  yang ke 4 ini tantangannya aneh bin ajaib menari goyang go ji go.

Gila ini tantangan dan akhirnya kita mendapatkan nilai 9. langsung ke tantangan terakhir yaitu cerdas cermat, kami kalah cepat di bandingkan dengan regu sebelah, kami mendapatkan  nilai 6. Setelah itu kami kembali ke tenda untuk istirahat dan mandi untuk persiapan shalat jumat di SMPN2 KROYA.

Sebelum melaksanakan shalat jumat ternyata orang tua ku menjenguk ku dengan membawa buah jeruk dan minuman. Tak lama orang tua ku pulang dan saya beserta guru memasuki sekolah, Mengambil air wudhu dan mengambil posisi saff paling depan setelah imam.

Setelah shalat jumat kami diberikan nasi bungkus untuk makan siang, setelah makan siang kami bershalawat dan bermain ember sebagai alat musik. Banyak dari yang regu sebelah datang dan mendengarkan shalawatan yang saya bawa.

Tenda pramuka 01

http://pramukaria.blogspot.com

Di tengah sawah terik matahari sedang panas-panasnya, kami didalam tenda ada yang tertidur sebab cape dan lelah. Yang lucunya lagi guru dibuat mabok semangka oleh anggota osis, sampai dia ga bangung-bangun, disuruh makan lagi, lagi dan lagi, sampai habis 2 buah semangka.

Saat sore kami pun ingin mandi. Di tengah sawah ada sumur kami pun mandi sana, secara bergantian timba menimba air terjadi setelah penuh, dari salah satu dari kami mandi. Tak lama panitia datang kalian sedang apa??? kami disuruh pulang secara terpaksa dan disuruh kumpul di lapangan secepatnya.

Panitia kembali marah besar, dikarenakan tidak mengikuti aturan dan membuang makan, banyak yang membuat kita terkejut diam dan takut. Tak lama panitia membolehkan untuk mandi, dan akhirnya kita tidak jadi ada yang mandi.

Setelah itu persiapan shalat magrib dan isya, seperti biasa mengaji dan ceramah di berikan kepada murid-muridnya. Ada makan malam lagi kami memakan di dalam tenda.

Kemudian ketua regu berkumpul untuk mengumpulkan kayu bakar, akan diadakannya Api unggun, setelah api menyala kami berkumpul di halaman, bernyanyi bersama, mendengarkan nasehat, melihat pentas seni oleh setiap regu. Banyak momen di saat api unggun mulai menyala. Setelah itu waktu cukup malam jam 10 kita disuruh tidur

Keesokannya kami seperti biasa shalat subuh berjamaah, diiringi ceramah dan pencerahan, renungan hati yang membuat kita menangis kembali lagi. Lalu seperti biasa kita mengadakan senam bersama kembali, lagunya maumere, ini yang membuat kita menjadi ketawa dan lucu mengikuti gerakan tersebut.

Setelah itu sarapan dan siap-siap untuk melaksanakan upacara penutupan perkemahan ini disertai pembagian bazar dan bakso kepada masyarakat. Masyarakat disana pun ramah dan tidak sombong, tetapi sayangnya disanah banyak anjing yang berkeliaran saat kami hiking.

Setelah itu kita membereskan tenda-tenda setiap regu dan kami kita mengumpulkan bambu-bambu kedalam mobil truk yang sudah disediakan oleh panitia, seperti di awal-awal  perempuan terlebih dahulu yang pulang meniggalkan bumi perkemahan

Kemudian kami semua berpamitan dengan warga sekitar. Setelah itu kami pulang dan di mobil kami para cowo bernyanyi dan meneriakan yel yel yang sudah ada, huuf kami semua bernyanyi yang ada di mobil tersebut.

Sesampainya kami menurunkan bambu dan yang lainnya, kami beristirahat di sekolah terlebih dahulu setelah tubuh fit kembali dan menunggu jemputan datang ehhehehh biasa telponan sama ibu.

Tak lama datang dan aku langsung dan naik kemudian pulang ke rumah, sesampainya langsung mandi, shalat duhur dan tidur sampai sore. Pulasnya sampai sakit semua badanku, dan cape.

Intinya Di tengah alam atau pun sawah itu bisa merilekkan otak kita supaya tidak pusing, ada masalah , dan yang lainnya itu bisa diobati di tengah alam. Karena alam adalah paru bumi, apalagi tumbuhan yang berwana hijau memberikan rasa tenang terhadap jiwa kita yang sedang pusing menghadapi masalah yang dihadapinya

Selain itu perkemahaan adalah tempat perkumpulan anggota untuk meningkatkan kerja sama kita sesama anggota maupun ketua anggota. Memberanikan diri untuk memulai dan berbicara kepada yang lebih tua.

Lagi-lagi mental yang harus dibutuhkan oleh masing-masing individu, tanamkanlah rasa mental tersebut. Jauhkan lah rasa malu, takut, tidak kenal, banyak dehh alasannya. Kamu akan  Merasakan baiknya, keunggulan saat mental kamu bagus

Jika mental kamu mantep kamu bisa mengalahkan apa yang membuat mu grogi

Leave a Reply