10+ Cara Mengajar Mengaji Serta Tahapan-tahapannya

cara mengajar mengaji

Hai, Sahabat angalul.com. Kembali lagi dengan kami, yang pastinya bermanfaat untuk anda. Kali ini kami akan membahas mengenai cara mengajar mengaji. Yah, banyak sekali metode-metode dalam proses mengajar. 

Metode-metode ini yang harus diketahui oleh para pengajar atau guru agar proses belajar mengajar ini berjalan secara baik dan para murid juga lebih mudah untuk memahami apa yang guru ajarkan.

Apalagi mengajar anak mengaji. Proses mengajar ini harus lama dan membutuhkan kesabaran yang sangat besar. Nah, berikut ini akan kami berikan beberapa metode cara mengajar mengaji dengan benar dan efektif

Yuk, baca selengkapnya dibawah ini. Selamat membaca

Cara Mengajar Mengaji Dengan Baik dan Efektif

Cara Mengajar Mengaji Dengan Baik dan Efektif

http://halopacitan.com

Untuk mendidik anak agar bisa dan mau mengaji merupakan salah satu kewajiban dari orang tua terhadap anaknya yang termasuk juga untuk mensyiarkan agama islam. 

Bahkan sejak dalam kandungan pun si janin tersebut harus terbiasa mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an. Sebab dengan dibacakannya ayat suci Al-Quran akan membuat atau membentuk karakter serta akhlak yang bagus untuk anak tersebut.

Nah, Di bawah ini adalah beberapa cara untuk mengajari anak agar mau belajar mengaji di masjid maupun di rumah, antara lain sebagai berikut :

  1. Menyiapkan Ruhiyah Kita

Apa yang dimaksudkan dengan ruhiyah? Nah, Ruhiyah disini adalah kedekatan seorang guru kepada Rabbnya, sehingga akan tumbuh rasa keikhlasan, spirit dan energi para guru dalam mengajar.

Kesiapan ruhiyah sebelum mengajar merupakan faktor utama keberhasilan dalam mendidik. Karena tanpa ruhiyat jasad kita akan lemah, kurang semangat dan masih banyak lagi 

  1. Mencari Waktu Yang Prima Untuk Mengajarkan Anak Mengaji

Cara kedua adalah memilih waktu yang tepat, bagus dalam mengajari anak mengaji. Artinya pilihlah waktu yang tepat untuk mengajar dan jangan sampai menggangu waktu istirahat bagi anak yang mengaji maupun anda sebagai pengajar.

Lalu kapan waktu yang pas untuk belajar mengaji? Waktu bisa diatur oleh anda sendiri. Kami menyarankan hanya 3 kunci yang penting dan wajib anda ketahui. Pertama Waktunya telah ditetapkan. Kedua Pilih Waktu yang Istimewa. Ketiga harus dipatuhi

Biasanya, untuk anak-anak yang masih mengaji Iqra, Jilid atau sejenisnya waktu yang tepat yaitu menjelang maghrib sekitar jam 4-5 atau setelah Sholat Ashar. Sedangkan untuk yang termasuk Al-Qur’an waktu yang tepat yaitu setelah maghrib atau setelah isya

  1. Menyambut kedatangan Anak atau Murid

Menyambut kedatangan Anak atau Murid

http://majalahlangitan.com

Point ini juga sangat penting untuk para guru yang mengajarkan anak di sebuah sekolah atau lembaga islam seperti MDA atau DTA sebaiknya guru itu menyambut muridnya dengan wajah ceria agar si anak tersebut merasa nyaman terhadap gurunya

 Seperti halnya menanyakan kabar, masih semangat dan masih banyak lagi.

  1. Menerapkan Adab 

Menerapkan Adab

agcmp3.com

Cara mengajar mengaji memang menjadi salah satu tanggung jawab oleh seorang guru untuk mendidik muridnya itu agar bisa membaca Al-Qur’an. Tetapi tugas guru bukan sampai situ saja. Menerapkan cara beradab sebagai seorang murid. 

Beradab dengan orang tua, beradab di lingkungan, dengan orang dewasa harus diterapkan semenjak mereka dikenalkan huruf-huruf hijaiyah. Salah satu adab yang harus diberikan ucapkan salam serta mencium tangan orang yang lebih dewasa contohnya guru & orang tua 

  1. Berkisah Sebelum Mengajar Anak Mengaji

Pasti deh jarang sekali menemukan guru seperti ini. Berkisah sebelum melakukan kegiatan mengajar mengaji. Guru seperti ini adalah guru favorit banget. karena murid yang baru blm siap mentalnya untuk belajar. 

Jika kalian ini langsung menyodorkan kepada muridnya itu langsung baca Iqra atau yang lainnya maka mereka tidak akan betah belajarnya. Berikan setengah perjalan kisah untuk membangun pemikiran serta mentalnya. 

Dan jangan lupa selipkan kisah itu untuk esok harinya agar mereka itu penasaran dan bisa kembali belajar lagi di hari esok. Berikanlah obrolan-obrolan ringan kepada anak seperti menceritakan kisah kisah sahabat nabi atau lainnya. 

  1. Memberi Pengertian ke Anak, Alasan Mengapa Harus Mengaji

Nah, cara ini membantu pemahaman kepada mereka untuk apasih kita itu mengaji? Berikanlah pemahaman kecil mengenai ini. berikan contoh seperti Apakah waktu dihabiskan untuk bermain saja? Apakah waktu dihabiskan untuk sekolah saja? Apakah waktu dihabiskan untuk tidur saja? 

Waktu dapat kita atur sesuai diri kita sendiri kapan waktunya main, sekolah, tidur, makan dan masih banyak lagi. Dan Bukan itu saja yang harus kita lakukan. Menuntut ilmu serta belajar mengaji juga menjadi sebuah kewajiban yang harus kita lakukan 

  1. Membuat Jadwal

Cara selanjutnya membuat jadwal untuk si anak agar bisa konsisten dan istiqamah dalam belajar. Posisikan jadwal sesuai kondisi lebih baik dalam 1 minggu tersebut libur 1 hari contohnya pada hari jumat atau minggu

  1. Mendahulukan Kualitas Daripada Kuantitas

Tahun sebelumnya sebagian pendidik yang salah kaprah dalam mengajarkan Al-Quran. Biasanya para orang tua itu menuntut agar anaknya bisa menghafal banyak surat akan tetapi mereka melupakan kualitas pada bacaanya. Baik dari segi makhroj maupun tajwid

Untuk itu lebih baik belajar makhroj terlebih dahulu. Yuk cari tahu apa saja makhorijul huruf itu? Silahkan klik di sini

Makanya banyak tuh suaranya merdu tapi bacaannya masih salah atau kurang tepat dalam tajwidnya itu. Lebih baik suara jelek tapi benar makhrojnya

  1. Sabar dan Memberi Hadiah

Cara Terakhir ini adalah paling sulit. Yah, sabar dalam mendidik lebih sulit. Karena menghadapi berbagai karakter yang berbeda, serta desakan orang tua murid tersebut yang membuat hati seorang guru tersebut menjadi down.

Untuk itu berikanlah hadiah serta menceritakan kisah kisah yang berbau islam agar murid itu bisa lebih nyaman kepada anda

Tahapan-tahapan Sebelum Memulai Belajar Mengaji

Tahapan-tahapan Sebelum Memulai Belajar Mengaji

www.ppsalmanalfarisi.com

Nah, Biasanya para pengajar sebelum memulai proses mengaji, ia harus mengingatkan anak agar memusatkan perhatiannya terhadap apa yang akan dibacakan. 

Dibawah ini ialah tahapan-tahapan sebelum memulai proses belajar mengajar atau mengaji, antara lain sebagai berikut :

  1. Anak harus menyimak bacaan pengajar, sehingga dapat menirukan setiap harakat huruf, ketika berhenti saat waqaf serta menempatkan huruf perhuruf dengan tempat.
  2. Hati anak menjadi Khusyu, tenang dan menghormati bacaan ayat-ayat Al-Qur’an saat mendengarkannya. Untuk melatih anak membaca Al-Quran  langsung dari mushaf, terlebih dahulu kita ajarkan atau memperkenalkan huruf-huruf hijaiyah serta makharj, hukum-hukum tajwid dan lain-lain.
  3. Sebelum memulaikan proses belajar mengajar. Ada baiknya pengajar harus membacakan surat Al-faatihah. Setelah itu berikanlah Pembicaraan ringan kepada mereka agar mereka itu selalu bersemangat dalam belajar mengaji Al-quran
  4. Para murid diminta untuk membacakan ayat-ayat Al-Quran Sepenggal-penggal secara bersama-sama kemudian para guru berperan setelah dibacakannya ayat ayat tersebut, para guru mengartikan serta membenarkan bacaan-bacaan yang salah 
  5. Para pengajar hendaknya memberikan makna dari ayat yang dibacakan sebelumnya, agar anak tersebut mengetahui apa maksud dari ayat tersebut

Nah, itulah beberapa cara mengajar mengaji serta tahapan-tahapannya. Jadi para guru haruslah meniatkan hatinya untuk beribadah melalui jalan mengajar mengaji ini. Semoga anda para guru atau yang lainnya diberikan kesehatan, panjangkan umurnya serta selalu senantiasa dijalan Allah SWT.

Terimakasih sudah mau membaca artikel kami. Masih banyak artikel kami yang berbau agama, pendidikan, olahraga dan masih banyak lagi. Jangan lupa kunjungi angalul.com yah. Sekian dan sampai jumpa

Leave a Reply