Huruf Hijaiyah Serta Tanda Baca-nya Lengkap dengan Contohnya

huruf hijaiyah

Hai sahabat angalul.com. Sebagai orang muslim diwajibkan untuk mempelajari dan memahami mengenai huruf hijaiyah atau abjad arab. Mempelajari dan memahami huruf-huruf hijaiyah itu sangatlah penting.

Karena dari mempelajari dan  memahami kita dapat mengetahui makhorijul huruf atau pengucapan huruf hijaiyah tersebut. Dengan itu kita bisa perlahan-lahan  membaca Alquran dengan fasih.

Pernah engga  sih anda itu sering salah ketika ditanya, berapa jumlah huruf hijaiyah? Mungkin anda pernah menjawab 28,29,30 bahkan sampai 31. Pernah engga?

Nah, sebelum kita mengetahui jumlah hijaiyah ada baiknya kita ketahui definisi dari huruf hijaiyah itu. Yuk langsung saja simak pembahasan kali ini. Selamat membaca.

Pengertian Huruf hijaiyah

Pengertian Huruf hijaiyah

kompasiana.com

Huruf hijaiyah adalah huruf penyusun kata dalam kitab Alquran. Sama halnya dengan negara kita yang mempunyai huruf alfabet dalam menyusun sebuah kata menjadi kalimat.

Terus dari mana sih lahirnya huruf tersebut? Jawabannya ialah keluarnya nafas dan suara secara bersama-sama dari paru-paru manusia, lalu menekan dari salah satu bagian mulut, Seperti : tenggorokan, lidah atau bibir maka dari situlah yang dinamakan huruf.

Bagian mulut seperti bibir atau lidah, tenggorokan dan sebagainya itulah yang dinamakan makhraj huruf atau tempat keluarnya bunyi huruf.

Untuk mengetahui tutorial “Makhorijul Huruf”, silahkan klik disini  

Jumlah Huruf Hijaiyah

Benangmerahdasi.com

Nah, Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, Kebanyakan dari kalian benar menyebutkan jumlah huruf hijaiyah. Dari 28 sampai 31 macam huruf yang sering disebutkan oleh kalian.

Boleh saja berpendapat  huruf hijaiyah ini berjumlah 29 huruf. Adapun sampai 30 atau 31 itu hanya tambahan atau gabungan dari huruf yang sudah ada seperti : Lam Alif (لا) atau Tamarbuttoh (ة)

Di bawah ini adalah beberapa jenis huruf bacaan hijaiyah. Di antaranya ialah :

ا ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن و ه لا ء ي

Nah, diatas sudah disebutkan beberapa jenis huruf bacaan hijaiyah ini. Jadi kalian tidak perlu salah menyalahkan, cukup tangkap apa yang positif buang yang negatif insya Allah berkah

Yuk kita lanjut ke tanda baca huruf hijaiyah. Please geser ke bawah lagi.

Tanda Baca Huruf Hijaiyah

Tanda Baca Huruf Hijaiyah

http://almuttaqintegal.blogspot.com

Huruf ini terdapat tanda baca untuk menentukan bunyi dari huruf tersebut. Seperti halnya di negara kita setelah ada alfabet harus ada juga tuh namanya huruf vokal. Jadi tanda baca itu sama halnya dengan huruf vokal di bahasa indonesia.

Tanda Baca Huruf ini biasa disebut dengan HARAKAT atau HAROKAT Lantas apa saja tanda baca atau harakat  itu? Di antaranya ialah: Fathah, Kasroh, Dhomah, Fathahtain, Kasrohtain, Dhomahtain, Sukun, Tasdid,

Nah, kami akan jelaskan satu persatu macam-macam harakat yang sudah disebutkan diatas, Berikut penjelasannya

Harakat Fathah

Fathah ini memiliki bunyi “a”. Jadi setiap huruf hijaiyah ini bertemu dengan fathah maka bersua a contoh : “Lam” bertemu dengan fathah dibaca “La” | “Mim” bertemu dengan harakat fathah dibaca “Ma” dan masih banyak lagi contohnya

Harakat Kasroh

Kasroh memiliki bunyi “i”. Jadi setiap huruf bertemu dengan Kasroh maka huruf itu bersuara “i”. Contohnya : “Alif” bertemu dengan kasroh maka dibaca “ii” | huruf “Ba bertemu dengan kasroh maka dibaca “Bi” dan masih banyak lagi contohnya

Harakat Dhomah

Dhomah memiliki bunyi “u”. Jadi setiap huruf bertemu dengan dhomah maka bunyi huruf tersebut berubah menjadi “U”. Contohnya: Huruf “TA” bertemu dengan dhomah maka dibaca “Tu”

Harakat Fathahtain

Fathahtain memiliki bunyi “an”. Setiap huruf bertemu dengan fathahtain maka bunyi huruf tersebut berubah menjadi “an”. Contohnya: Huruf “tsa” bertemu dengan fathahtain maka dibaca “tsan” contoh lainnya : Huruf “jan” bertemu dengan fathahtain maka dibaca “jan” dan masih banyak lagi contohnya

Harakat Kasrohtain

Kasrohtain memiliki bunyi “in”. Setiap huruf hijaiyah bertemu dengan kasrohtain maka bunyi huruf tersebut berubah menjadi “in”. Contohnya : Huruf “dza” bertemu dengan kasrohtain maka dibacanya menjadi “dzin” contoh lain : Huruf “da” bertemu dengan kasrohtain maka dibacanya menjadi “din”

Harakat Dhomahtain

Dhomahtain memiliki bunyi “un”. Setiap huruf bertemu dengan dhomahtain maka bunyi huruf tersebut berubah menjadi “un”. Contohnya : Huruf “ra” bertemu dengan harakat dhomahtain maka dibacanya “run” Contoh lainnya : Huruf “sin” bertemu dengan harakat dhomahtain maka dibacanya “sun”

Harakat Sukun

Sukun ini tanda baca mati. Jadi setiap huruf di sukun maka huruf itu menjadi mati. Biasanya harakat sukun ini ada didalam suatu kalimat.

Harakat Tasdid

Tasdid ini tanda baca yang mempunyai arti memantulkan huruf. Nah, tandanya itu seperti huruf “w” yaitu diatas huruf hijahiyah

Nah, itulah beberapa pelajaran mengenai huruf hijaiyah yang harus kita pelajari dan pahami. Tetapi jangan sampai sini saja, pelajari juga ilmu tajwid. karena ilmu tajwid ini sangat penting untuk

Untuk itu kami mempunyai cara cepat belajar ilmu tajwid. Caranya klik disini

Hmm, mungkin itu saja yang bisa saya berikan dan sampaikan kepada anda. Jika ada salah-salah kata mohon dimaafkan. Isi didalam artikel ini adalah sepengetahuan kami, untuk itu berikanlah saran dan pendapat terhadap artikel kami

Sahabat angalul.com jangan lupa share yooo. Thanks nih. Semoga bermanfaat Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply