Ilmu Tajwid Dasar Lengkap Beserta Contohnya

hukum bacaan

Ilmu tajwid merupakan sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana cara membaca Alquran dengan benar. Mungkin anda pernah mendengar orang yang sedang mengaji dan suaranya merdu bacaannya sedap dan benar.

Mengapa bisa orang tersebut begitu merdu dan sedap bacaannya? Karena orang itu mengetahui bacaan tajwid yang benar. Maka dari itu sangat penting sekali ilmu tajwid untuk anda yang masih belajar dan belum mengeuasi

Membaca Alquran memang cukup sulit untuk kita bacakan. Berbeda dengan berpidato, debat, rapat bahkan seorang penceramah juga dituntut untuk paham mengenai ilmu tajwid ini.

Ketika kita salah membaca kemungkinan besar akan mengganti makna yang ada pada isi Alquran itu.  Untuk itu kita selalu senantiasa mengaji dan mengajarkan orang mengaji.

Mengapa demikian? karena orang yang mengaji dan mengajarkannya adalah salah satu orang yang dirindukan oleh  syurga. Mau dirindukan oleh surga? Pasti mau kan? Nah, untuk itu yuk sama sama belajar apa saja ilmu tajwid itu?

Kami akan jelaskan secara rinci dibawah ini. Sebelumnya jangan lupa untuk beri komentar di kolom komentar. Yuk langsung saja simak ulasan berikut ini. Selamat membaca.

Pengertian Ilmu Tajwid

Pengertian Ilmu Tajwid

https://privatngajicibubur.blogspot.com

Ilmu Tajwid adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara membaca huruf hijaiyyah dengan benar dan fasih, baik yang ada di dalam Al – Quran maupun di media pembelajaran lainnya. Seperti Jilid, Iqra, Kitab-kitab, Buku sekolah dan lain-lainnya

Apa yang harus kita pelajari dalam ilmu tajwid atau apa saja yang akan kita jumpai ketika belajar hukum tajwid? Kita akan mempelajari panjang pendek pada huruf, dengung, samar, pengucapan huruf  yaitu hubungan antara huruf dengan tanwin atau tasydid dan masih banyak lagi

Didalam Ilmu tajwid terdapat beberapa hukum bacaan sesuai urutan kita dalam mempelajari ilmu ini. Sekitar 6-7 hukum yang mesti kita utamakan untuk proses belajar.

Nah, Tunggu apa lagi. Ayo, ramai-ramai datang kemasjid untuk belajar mengaji.

Macam-macam Hukum Ilmu Tajwid

Hukum Bacaan Tajwid

Hukum bacaan tajwid merupakan sebuah aturan untuk membaca Al-quran dengan baik dan benar yang ada di dalam Al-Quran. Ada beberapa yang harus kalian ketahui mengenai hukum bacaan tajwid. Yuk simak ulasan berikut ini!!!

Sebelum itu kita juga harus mengetahui terlebih dahulu mengenai huruf hijaiyah serta makhrijul huruf yang wajib kita ketahui sebelum belajar ilmu tajwid

Hukum bacaan ini meliputi : Mad, Idhar, Idgham, Ikfa, Iklab Qalqalah. Dari hukum tadi mempunyai anak lagi atau mempunyai tangga lagi lohh. Mau tau ada berapa tangga dari setiap hukum bacaan? Yuk geser kebawah lagi

A. Hukum Bacaan Mad

Hukum Bacaan Mad

www.bacaanmadani.com

Hukum bacaan mad merupakan suatu aturan mengenai panjang pendeknya suatu huruf. Mad adalah memanjangkan suara dari suatu huruf. Adapun hurufnya adalah ا و ي. Mad juga dibagi menjadi 2 macam

1. Mad Thobi’i

Mad thobi’i atau mad asli yang selalu kita jumpai saat membaca al-quran. Adapun syaratnya seperti berikut:

a. Coret satu di atas ( Fathah ) bertemu dengan Alif

b. Coret satu di bawah ( Kasroh ) bertemu dengan Ya Sukun

c. Seperti koma ( Dhommah) bertemu dengan Wawu sukun

JIka ada huruf seperti diatas maka panjangnya 2 ketukan. Adapun contohnya seperti berikut

2. Mad Farqi

Mad Farqi mempunyai banyak sekali tangga lohh. Tangganya antara lain sebagai berikut:

Mad Wajib Muttasill

Mad wajib muttashill adalah mad thobi’i yang bertemu hamzah dalam satu kata. Panjangnya 5-6 harokat. Adapun Contohnya seperti

Mad Wajib Muttasill

http://tpq-rahmatulihsan.blogspot.com

Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfashil

http://tpq-rahmatulihsan.blogspot.com

Mad jaiz munfashil adalah mad thobi’i yang bertemu hamzah berbeda kata. Panjangnya 2, 4, sampai 6 ketukan. Adapun contohnya:

Mad Arid Lissukun

Mad Arid Lissukun

https://obatrindu.com

Mad arid lissukun adalah mad thobi’i bertemu dengan huruf hidup dalam satu kalimat dan dibaca waqof. Agar lebih jelasnya lagi kalimat ini banyak ditemukan di akhir ayat. Panjangnya 2-6 harokat atau ketukan

Mad Badal

Mad Badal

http://ilmutajwid.id

Yaitu mad pengganti dari huruf hamzah di awal kata. Lambang mad badal ini biasanya menyerupai tanda baris atau kasroh tegak . Panjangnya 2 ketukan, adapun contohnya sebagai berikut.

Mad Iwad

Mad iwad adalah mad yang terjadi ketika pada akhir kalimat terdapat huruf yang berbaris fathatain berdampingan dengan alif  dan dibaca waqof.

Panjangnya 2 harokat (1 alif).

Contoh :

Mad Iwad

https://artidoa.com

Mad Lazim Mutsaqol Kalimi

Mad lazim mutsaqol kalimi adalah ketika mad thobi’i bertemu dengan huruf yang bertasydid dibaca di tekan sambil masuk ke huruf selanjutnya

Panjangnya adalah 6 harokat (3 alif).

Contoh :

Mad Lazim Mutsaqol Kalimi

https://binaalquran.wordpress.com

Mad Lazim Mukhofaf Kalimi

Mad lazim mukhofaf kalimi Yaitu ketika mad thobi’i bertemu dengan huruf sukun atau mati.

Panjangnya adalah 6 harokat (3 alif).

Contoh :

Mad Lazim Mukhofaf Kalimi

http://ilmutajwid.id

B. Hukum Bacaan Nun Sukun/ Tanwin

hukum bacaan

http://walpaperhd99.blogspot.com

Nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) jika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyyah, hukum bacaannya ada 5 macam, yaitu:

Hukum Bacaan  Izhar

Bacaan Izhar memiliki arti jelas dalam membacanya. Huruf yang termasuk bacaan idzahr ialah (ا ح خ ع غ ه ), ada 6 huruf yang dibaca jelas ketika huruf tersebut bertemu dengan nun sukun atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ)

Mungkin anda bisa lihat vidio ini agar lebih paham mengenai bacaan idzhar ini.

Hukum Bacaan Idgham

Bacaan Idgham merupakan bacaan yang mendengungkan huruf. Ada 2 macam idgham yang wajib kita ketahui, antara lain sebagai berikut:

Idgham Bigunnah

Idgham adalah  memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) ke dalam suatu huruf sesudahnya dengan disertai dengung, jika kalian bertemu dengan salah satu huruf yang empat, yaitu: ن م و ي

Contohnya :

يَوْمَىِٕذٍ يَّصْدُرُ – فَمَنْ يَّعْمَل – خَيْرٌ مِّنْ

Idgham Bilagunnah

Adalah  memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) ke dalam suatu  huruf sesudahnya tanpa atau tidak disertai dengung, jika bertemu dengan huruf lam atau ra (ر، ل)

Contohnya :

اَشْتَاتًا ەۙ لِّيُرَوْا – بَرْزَخٌ لَّا

untuk contohnya bisa anda simak pada vidio berikut ini.

Hukum Bacaan  Iqlab

Iqlab adalah menukar atau mengganti bunyi. Ketika ada nun sukun atau tanwin(ـًـٍـٌ / نْ) bertemu dengan huruf ba (ب), maka dibaca dengan cara menyuarakan /merubah bunyi نْ menjadi suara mim (مْ), merapatkan dua bibir serta mendengung.

Contohnya :

Hukum Bacaan  Iqlab

http://www.antotunggal.com

 

Hukum Bacaan Ikhfa

ikhfa

http://belajarngajikita.blogspot.com

Ikhfa adalah menyamarkan atau tidak jelas bisa juga dengung. ketika ada nun sukun atau tanwin (ـًـٍـٌ /نْ) bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang ada  15 huruf seperti (ت ث ج د ذ س ش ص ض ط ظ ف ق ك ), maka dibacanya dengung samar-samar, antara jelas dan tidak (antara izhar dan idgham) dengan mendengung.

Berikut ini akan kami berikan contoh ikhfa. Silahkan Klik disini

Hukum Bacaan Qalqalah

Menurut bahasa qalqalah memiliki arti yaitu gerak, sedangkan dengan menurut istilah qalqalah adalah bunyi huruf yang memantul ketika ia mati atau dimatikan, atau suara membalik dengan bunyi rangkap.

Adapun huruf qalqalah ini terdiri atas lima huruf, yaitu : ق , ط , ب , ج , د agar dapat dihafal dirangkai menjadi قُطْبُ جَدٍ

Contohnya

اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا

يٰوَيْلَنَا مَنْۢ بَعَثَنَا

Macam-macam Qalqalah

Qalqalah kubra (besar)  adalah Huruf Qalqalah yang berbaris hidup dan dimatikan karena waqaf. inilah Qalqalah yang sangat utama, cara membacanya dikeraskan qalqalahnya.

Contohnya:

مَا خَلَقَ . أُوْلُوا اْلأَلْبَابِ . زَوْجٍ بَهِيْجٍ

Qalqalah Sugra (kecil)  adalah Huruf Qalqalah yang berbaris mati, tetapi tidak diwaqafkan padanya, caranya membacanya kurang dikeraskan Qalqalahnya.

Contohnya :

يَقْطَعُوْنَ إِلاَّ إِبْلِيْسَ وَمَا أَدْرَاكَ

C. Hukum Baca’an Lam

Lam Ta’rif

Lam Ta’rif ialah dua huruf “al” (Bahasa Arab: الـ ‎) yang ditambah pada pangkal. Lam Ta’rif sendiri memiliki 2 jenis yaitu sebagai berikut ini :

Lam Ta’rif Qomariah 

Lam ta’rif Qomariah lebih dikenal dengan Alim lam Qomariah. Qomariah di ambil dari kata qomirun atau bulan, yang artinya membaca lam seperti kita memandang tulisan alif lam yang di umpamakan tertulis bulan sehingga nampak jelas dan terang 

Hukum Alif Lam Qomariyah terjadi ketika Alif lam bertemu dengan salah satu huruf Qamariah yang terdapat 14 huruf   ا ب ج ح خ ع غ  ف ق ك م و غ ه ء ي Maka dibaca jelas atau terang.

Contohnya :

اَلمَقَابِرُ     اَلْيَقِيْنِ اَلهُدَى اَلْفُرْقَانَ   اَلْغَفُوْرُ اَلْكُفْرَ 

 Lam ta’rif Syamsiyah

 Lam ta’rif Syamsiyah ialah membaca lam dengan cara di idghamkan huruf lam pada huruf didepannya jika berhadapan dengan alif lam. Adapun hurufnya berjumlah 14 antara lain : ط ث ص ر ت ض ذ ن د س ظ ز ش ل

Jadi, Apabila Alif lam Syamsiyah terjadi karena huruf 14 tadi bertemu dengan lam. maka dibaca agak mengidghamkan sedikit. 

Contohnya

بِسْمِ اللَّهِ             الْحَمْدُ لِلَّهِ       رَبِّ الْعَالَمِينَ  طَ الْمُسْتَقِيمَ        صِرَاطَ الَّذِينَ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ

D. Hukum Bacaan MIM MATI

Hukum Bacaan Mim Mati ialah hukum yang mempelajari bacaan Mim mati sesuai hukum ilmu tajwid. Ada 3 macam Hukum bacaan Mim mati, antara lain sebagai berikut :

Ikhfa Syafawi

Ikhfa’ Syafawi ini turunan dari dari bacaan ikhfa. Ikhfa syafawi bisa terjadi jika mim mati bertemu dengan ba ب . Cara membaca Ikhfa Syafawi didengungkan, dengan panjang 2 harakat.

Contoh Ikhfa Syafawi

تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ

Idgham Mislain 

Idgham Mislain terjadi ketika mim mati bertemu dengan huruf mim. Cara membacanya adalah dengan cara menyuarakan suara mim rangkap atau di tasydidkan dengan  samar-samar atau dengung dengan panjangan 2 harakat

Contohnya:

فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَرَضٌ

Izhar Syafawi

Bisa dikatakan Izhar Syafawi jika mim sukun atau mim bertemu dengan huruf hijaiyah kecuali ba dan mim. Izhar syafawi dibaca jelas tanpa dengung

Contoh :

كَيْدَهُمْ فِيْ

E. Hukum NUN / MIM TASYDID

Nun dan mim tasydid ialah nun atau mim wajib dibaca ghunnah ( ْغُنَّة ) atau dengung. Cara membacanya ialah menyembunyikan sambil mendengung. Adapun lama mendengungnya selama dua ketukan atau satu alif

Contohnya :

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى اْلعُقَدِ –  وَاَنَّامِنَّا الصَّالِحُوْنَ وَمِنَّا دُوْنَ ذَالِكَ – فَأَمَّامَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰى

Hukum Waqaf

Tanda Waqaf

http://cendekia-muslim.blogspot.com

Waqaf artinya berhenti, berhenti apabila membaca ayat-ayat Al-Qur’an baik di akhir ayat atau di pertengahan ayat. Ya, tanda ini berbeda dengan tanda tanwin, harakat, maupun sukun.

Nah, mau tau apa saja contoh tanda-tanda waqaf itu? Yuk. klik disini 

Itulah beberapa pembahasan mengenai ilmu tajwid. Jika kalian memiliki saran atau pendapat silahkan isi pada kolom komentar dibawah ini dan jangan lupa share & Like ok.

Sahabat angalul. Mungkin itu saja yang bisa kami bahas. Kurang lebihnya mohon maaf. Sekian dan terima kasih

One Response

  1. Eman suherman February 21, 2019

Leave a Reply