Kerajaan Samudera Pasai Sejarah Beserta Peninggalannya

pasai

Sebelum membahas sejarah kerajaan samudra pasai. saya akan membahas awal masuk islam ke indonesia. masuknya islam sejak abad ke-7 Masehi Sebagian ahli sejarah mengacu pada sejarah masuknya islam ke indonesia sudah dimulai sejak abad ke 7 masehi.

Pendapat ini didasarkan pada berita yang di peroleh dari pedagang arab. dari berita tersebut, diketahui para pedagang arab ternyata telah menjalin hubungan dagang indonesia pada masa perkembangan kerajaan sriwijaya pada abad ke 7

Dalam pendapat itu membahas tentang wilayah indonesia yang pertama kali menerima Islam adalah daerah sumatera utara atau wilayah samudra pasai. Wilayah samudra pasai merupakan pintu gerbang menuju wilayah indonesia lainnya.

dari samudra pasai, melalui jalur perdagangan agama islam menyebar ke malaka dan selanjutnya ke pulau jawa. Biar lebih jelasnya Yuk lihat bagaimana proses masuknya islam ke indonesia. Yuk lihat vidio ini

Proses Masuknya Islam Ke Nusantara

Sejarah Kerajaan Samudra Pasai

 

kerajaan samudra pasai

balubu.com

Samudra pasai adalah keajaan islam yang terletak di pantai utara sumatra, sekitar kota Lhokseumawe, aceh utara provinsi aceh. Kerajaan samudra pasai dibuat oleh Meurah Silu, yang bergelar sultan malik as-Saleh, sekitar tahun 1267.

Keberadaan kerajaan samudra pasai dimasukkan dalam kitab rihlah ila l-masyriq karya abu abdullah ibn batuthah (1304-1368), musafir marco yang singgah ke negeri ini pada tahun 1345.

Beberapa sejarahwan juga memulai penelusuran tentang kerajaan samudra pasai bersumberkan dari hikayat raja-raja pasai dan ini dibahas dengan beberapa makam raja serta penemuan koin berbahan emas dan perak dengan tertera nama rajanya.

Setelah pemertintahan sultan malik as-saleh kemudian dilanjutkan oleh putranya sultan muhammad malik az-zahir dari perkawinan dengan putri raja perlak.

Pada masa pemerintahan sultan muhammad az-zahir, koin emas sebagai uang telah disetujui di kerajaan, siring dengan pengembangnya kerajaan samudera paai menjadi salahh satu kawasaan perdagangan sekaligus tempat pengembangan dakwah dan islam

Sekitar taun 1326 Sultan Muhammad Malik az-Zahir meninggal dunia dan digantikan oleh sulta Mamud malik az-zahir dan memerintah sampai tahun 1345. Pada masa pemerintahannya, ia didukung oleh ibn batutah.

Kemudian disampaikan bahwa sultan Mahmud malik az-zahir di negri Samatrah (Samudra) menyambutnya dengan penuh perhatian, dan penduduknya menganut mazhab syafi’i

Peninggalan kerajaan samudra pasai

peninggalan kerajaan pasai

www.flickr.com

Dibawah ini adalah bukti dari peneninggalan kerajaan samudra pasai:

1. Cakra Donya

2. makam sultan malik al-shaleh

3. makam sultan muhammad malik al-zahir

4. Makam Teungku Sidi Abdullah Tajul Nillah

5. Makam Teungku Peuet Ploh Pauet

6. Makam Ratu al-aqla

7. Stempel Kerajaan Samudra pasai

8. Naskah Surat Sultan Zainal abidin

Sultan Pasai dengan sultan mahmud dari delhi dan juga kesultanan usmani ottoman diberitakan melakukan hubungan baik. Tak hanya itu, Diberikan pula yang merupakan asal kerajaan safawi yang bekerja dan mengabdikan diri di istana kerajaan samudra pasai.

Melihat ini tidak mengherankan jika dia masa depan karya sastra persia sangat terkenal di samudra pasai. Dari catatan batutah, agama islam sudah ada sejak seabad lalu di kerajaan samudra pasai diperkirakan Abad ke-12 M.

Dalam masa itu, raja dan rakyat samudera pasai mengikuti mazhab Syafei. Setelah tinggal di samudera pasai, ibnu batutah langsung melanjutkan perjalanan ke cina

Kembali ke Samudra Pasai, Batutah Pun, Kembali ke Tiongkok dan Kembali ke 1347. Sejarah Kerajaan Samudra Pasai memang terkait dengan Kerajan Bercorak Islam yang Pertama di Indinesia.

Tak hanya itu, kerajaan ini juga menjadi pusat studi Islam dan juga perdagangan sehinga semakin meningkat

Sultan Malik Al saleh sebagai raja pertama meninggal pada tahun 1279. Setealah sultan malik al saleh meninggal. Samudra pasai dipimpin oleh malikal-zahir mulai tahun 1297 hingga 1302. Ia Sering mendapat sebutan sultan muhammad.

Sultan dan Sultanah yang Pernah Memimpin di Kerajaan Samudera pasai

Pasai

http://sejarahanda.blogspot.com

Nama-nama Sultan antara lain:

1. Sultan Malikussaleh

2. Sultan Al-Malik azh-Zhahir I

3. Sultan Ahmad I

4. Sultan Al malik az-zhahir II

5. Sultan Zainal Abidin I

6. Ratu Nahrasyiy

7. Sultan Zainal Abidin II

8. Sultan Shalahuddin

9. Sultan Ahmad II

10. Sultan Abu Zaid Ahmad II

11. Sultan Ahmad IV

12. Sultan Mahmud

13. Sultan Zainal Abidin III

14. Sultan Muhammad Syah II

15. Sultan Al-kamil

16. Sultan Abdullah

17. Sultan Muhammad Syah III

18. Sultan Abdullah

19. Sultan Ahmad V

20. Sultan Zainal Abidin IV

Masa kejayaan Kerajaan samudra pasai

kerajaan-samudra-pasai [1]

http://fakta6.blogspot.com

Masa lalu kembali kerajaan samudra pasai adalah masa depan pemerintahan zain al-abidin malik az-zahi. Tepatnya pada tahun 1383 hingga 1405.

Menurut catatan dari negeri Cina dalam bentuk kronik Cina sultan zain al-abidin malik az-Zahir Dikenal dalam buku catatan tersebut dengan nama cina Tsai-nu-li-a-pi-ting-ki.

Namun, masa depan pemerintahan Sultan Zain al Abidin malik az zahir harus berakhir dengan tanda-tanda gagal.

Karena itu kekuasaan kerajaan samudra pasai dipimpin oleh janda sultan zain al abidin malik az zahir yaitu sultansanh nahrasiyah. Raja perempuan pertama kerajaan samudra pasai

Dibawah tampuk ke pemimpinan sultanah Nahrasiyah. Kerajaan samudra meningkatkan masa kejayaan. pada masa pemerintahannya pernah didatangi seorang laksamana laut cheng ho. Armada Cheng Ho berkunjung berkali-kali ke kerajaan samudra tahun 1405, 1408 dan 1412

Cheng Ho dalam laporannya yang ditulis oleh pembantunya seperti Ma Huan dan fei xin. Dalam catatannya membahas tentang batas wilayah kerajaan samudra pasai adalah sebelah selatan dan timur terletak di ketinggian.

Sebelah timur berbatasan dengan kerajaan Aru. Utara dengan laut dan dua kerajaan di sebelah barat yatiu kerajaan nakur dan kerajaan lide. Terus kearah barat ada kerajaan lamuri, jika ke sana perjalanannya pergi jarak 3 hari 3 malam dari pasai

Sumber Sejarah Kerajaan samudra pasai

peninggalan

http://wowasiknya.com

1. Berita dari Marco polo yang singgah di daerah samudra pasai pada tahun 1292

2. Berita dari tome Pires dalam Summer orienal -nya. Ia mengutip tentang pada tahun 1512-1515 M, ia mengunjungi ke daerah Pesisir utara dan timur daerah sumatera

3. berita dair ibnu batutah seorang musafir dari maroko yang singgah di samudera pasai

4. Nisan kubur sultan malik al-saleh yang berangka tahun 696 H / 1297 M

5. Naskah atau raja hikayat-raja pasai karangan hamzah fansuri dari abad ke-15 M

6. Mata uang logam emas adalah dirham yang dimulai pada masa pemerintahan sultan muhammad

7. Nisan na’ina husam al-din

Kehidupan Politik, Budaya dan Sosial Kerajaan samudra pasai

kehidupan berp [olitik

http://p2faizal.byethost12.com

Kehidupan Politik

Setelah resmi menjadi islam (kerajaan bercorak islam pertama di indonesia). Samudera pasai berkembang menjadi pusat perdagangan dan pusat studi islam yang ramai. Pedagang dari india, benggala, gujarat, arab, cina dan daerah sekitarnya banyak berdatangan di samudera pasai

Samudera Pasai setelah pertahanannya kuat segera meluaskan kekuasaan ke daerah pedalaman, melengkapi tamiang, balek bimba, samerlangga, beruang, simpang, buloh telang, benua samudera perlak, hambu aer, rama candhi, tukas pekan dan pasai. Dalam rangka islamisasi, sultan malik al saleh menikah dengan putri raja perlak

Sultan Malik sebagai saleh mangkat pada tahun 1297 dan dimakamkan dikampung samudera mukim blang saya dengan nisan makam berciri isla. Jabatan sultan pasai kemudian diteruskan oleh putranya.

Sultan malik al thahir. Sultan ini memiliki dua orang putra yaitu malik al ahmud dan malik al mansyur. Ketika masih kecil, diasuh oleh syaid ali ghiatuddin dan sayid asmayuddin kedua orang putranya, yang kemudian mewarisi takhta kerajaan.

Sementara itu, pengasuhnya yang kedua menjadi perdana menteri. Ibu kota kerajaan pernah di pindahkan ke lhok seumawe  Sepeninggal Sultan Malik al-saleh. Samudera pasai di perintah oleh malik al zahir.

Ia sering mendapat sebutan sultan muhammad. pada masa pemerintahannya, tidak banyak yang dilakukan. kemudian tahta digantikan oleh ahmad yang bergelar Al Malik az-Zahir II.

Pada masanya, samudra dikunjungi oleh ibnu batutah, serang utusan dari delhi yang sedang diselenggarakan perjalanan ke cina dan sehinggah di sana. Menrut ibnu batutah, pejabat dari delhi yang sedang melakukan perjalanan ke Cina dan singgah di sana.

Menurut Ibnu Batutah. Samudra pasai memiliki armada perdagangan yang sangat kuat. Baginda raja yang bermazhab syafi’i sangat kuat imannya membuatnya berhasil samudera pasai sebagai pusat agama islam yang bermazhab syafi’i

Pada abad ke-16, bangsa portugis berhasil mendapatkan selat malaka dan berhasil menguasai samudera pasai pada tahun 1521 hingga tahun 1541. Selanjutnya wilayah samudera pasai menjadi penguasa kerajaan aceh yang berpusat di bandar aceh darussalam. Waktu itu yang menjadi raja di aceh adalah sultan ali mughayat.

Kehidupan Ekonomi

Kehidupan ekonomi masyarakat kerajaan samudra pasaran tentang perdagangan dan pelayaran. Hal itu terjadi karena letak kerajaan semudera pasai yang dekat dengan selat malaka yang menjadi jalur pelayaran dunia saat itu.

Samudra pasai yang menggunakan selat malaka yang menghubungkan samudra pasai juga dilengkapi bandar-bandar dagangan yang digunakan untuk menambah perbekalan untuk berlayar selanjutnya.

Mengatasi masalah perkapalan, mengumpulkan barang dagangan yang akan dikirim ke luar negeri dan menyimpan barang dagangan sebelum mengunjungi beberapa daerah di indonesia

Kehidupan Sosial Budaya

Para pedagang asing yang menjual beberapa lama untuk mengurusi perdagangan mereka. Dengan demikian, para pedagang dari berbagai bangsa bergaul selama beberapa lama dengan penduduk lokal.

Kesempatan itu digunakan oleh pedagang islam dari gujarat, persia dan arab untuk penyebaran agama islam. Dengan demikian, kehidupan sosial masyarakat lebih maju, bidang perdagangan dan pelayaran juga bertambah maju

Kerajaan Samudera Pasai sangat penting oleh islam. Hal itu terbukti mengubah aliran syiah menjadi aliran syafi’i di samudra pasai terbukti mengambil perubahan di mesir.

Pada saat itu di mesir sedang terjadi pergantian kekuasaan dari dinasti fatimah yang beraliran syiah kepada adat istiadat sehingga meningkatkan kehidupan sosial masyarakatnya menjadi campuran islam dengan adat istiadat lokal.

 

 

Leave a Reply