Kisah Inspiratif Islami Tentang Memaafkan dan Si Penjual Tahu

Kisah Inspiratif Kehidupan Nyata

Kisah inspiratif islami merupakan kisah atau perjalanan hidup seseorang dengan kegiatan tertentu. Biasanya orang tersebut membantu seseorang yang sedang mengalami kesulitan untuk mencari jalan keluar atau mendapatkan keberuntungan atau rezeki yang tak terduga.

Banyak sekali kisah-kisah inspiratif islami yang sangat bagus, seperti membeli syurga dengan memaafkan dan jangan pernah menyalahkan rencana Allah SWT. Judul tersebut banyak sekali peminatnya, seperti pada artikel yang kami buat ini.

Nah, kisah inspiratif di bawah ini mungkin dapat membantu anda untuk berpikir secara logis dan ingin mencoba berbuat baik kepada orang lain. Semoga artikel ini bisa membantu anda dan bermanfaat untuk anda. Karena Kami sebagai penulis mengharapkan bahwa artikel yang kami buat itu berguna dan bermanfaat untuk pembaca.

Jika anda mempunyai sarat atau masukkan kepada kami, silahkan isi dikolom komentar. Untuk itu, kami akan memberikan 3 kisah inspiratif islami untuk anda. Mau tau apa saja kisahnya? Yuk, langsung saja simak kisahnya berikut ini. Selamat membaca………

Kisah Inspiratif Singkat

Kisah Inspiratif Kehidupan Nyata

https://esqtraining.com

Di bawah ini adalah beberapa kisah yang menceritakan kehidupan seseorang yang sangat beruntung sekali di dunia maupun di akhirat. Adapun kisahnya sebagai berikut :

Membeli Surga Dengan Memaafkan

Membeli Surga Dengan Memaafkan

http://blog.unnes.ac.id

Suatu hari para sahabat sedang berkumpul dengan Rasulullah SAW, mereka melihat suatu pemandangan yang sangat aneh.

Tiba-tiba saja mereka melihat Nabi Muhammad SAW tampak bersedih dan ingin mengeluarkan air mata seolah akan menangis. Tetapi, tidak lama kemudian, tampak wajah Nabi Muhammad SAWkembali berbinar-binar gembira, bahkan beliau juga tertawa sehingga kelihatan dua gigi seri beliau.

Para sahabat sangat penasaran, tetapi mereka malu untuk bertanya kepada beliau, sampai akhirnya Umar Bin Khattab yang memang sangat kritis, berkata, “Wahai ya Rasulullah, apa yang membuat engkau tampak menangis, kemudian tertawa??”

Nabi Muhammad SAW tersenyum melihat wajah-wajah para sahabatnya  yang tampak keheranan dan penasaran. Kemudian beliau berkata, “Sungguh ditampakkan kepadaku suatu pemandangan di saat ditegakkan pengadilan Allah (yakni, yaumul hisab, hari perhitungan) …..!!”

Setelah itu beliau juga menceritakan, bahwa ada dua orang dari umat beliau yang menghadap Allah SWT. Salah satunya itu  mengadukan temannya, lalu ia berkata, “Wahai Allah, ambilkanlah untukku, kedzaliman yang dilakukan saudaraku ini (padaku)!!”

Maka Allah berfirman kepada orang yang mendzalimi tersebut, “Berikanlah kepada saudaramu kedzalimanmu itu (yakni kebaikannya, untuk menebus kedzaliman yang telah dilakukannya saat di dunia kepada saudaranya itu)….!!”

“Wahai Rabbi, bagaimana aku dapat melakukannya sedangkan aku tidak (lagi) mempunyai kebaikan sedikitpun!!” Kata Lelaki yang dzalim itu.

Allah berfirman kepada lelaki yang menuntut tersebut, “Bagaimana engkau meminta darinya, sedangkan ia tidak memiliki lagi kebaikan sedikitpun…!!”

“Diambilkan dari keburukan-keburukan ku, ya Allah, dan pikulkanlah kepada dirinya…!!”

Memang seperti itulah yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, dosa atau kedzaliman yang berhubungan dengan manusia itu termasuk hutang. Tidak cukup bertobat kepada Allah SWT.  

Harus diselesaikan dengan mereka yang masih hidup di dunia. Jika tidak, maka kejadiannya akan seperti yang telah diceritakan Nabi Muhammad SAW di atas.

Ketika itu melihat pemandangan Nabi Muhammad SAW merasa sedih dan hampir menangis ketika melihat keadaan umatnya yang memilukan dosa tersebut. Reaksi beliau juga seperti itu dilihat oleh para sahabat yang tidak tahu penyebabnya.

Kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda, “Itu adalah hari yang agung, di mana pada hari itu setiap orang membutuhkan adanya orang lain yang dapat memikul kesalahan-kesalahannya….!!

Beberapa lama kemudian Nabi Muhammad SAW meneruskan cerita beliau, bahwa ketika dalam keadaan seperti itu, Allah SWT berfirman kepada lelaki yang mengajukan tuntutan, “Angkatlah kepalamu, dan lihatlah!!”

Lelaki tersebut lalu mengangkat kepalanya dan ia melihat pemandangan yang menakjubkan sekali, kalau sekarang dapat digambarkan seperti melihat tayangan televisi raksasa, yang membuatnya terpana kagum.

Ia berkata, “Ya Rabbi, saya melihat kota-kota yang bangunannya bertatahkan perak dan emas. Untuk nabi yang manakah ini? Untuk orang setia yang manakah ini? Untuk orang syahid yang manakah ini??”

Allah berfirman, “Itu semua untuk orang yang mampu membayar harganya!!”

“Siapakah yang bisa membayarnya, ya Allah?” Tanya lelaki itu.

“Engkau mampu membayarnya!!”

“Saya? Dengan apa saya harus membayarnya, ya Rabbi?”

“Dengan memberi maaf kepada saudaramu!!”  

Segera lelaki penuntut tersebut berkata, “Ya Allah, saya telah memaafkan dirinya!!”

Dalam riwayat lain juga disebutkan, setelah lelaki itu memaafkan temannya, Allah SWT  berfirman kepadanya, “Gandenglah tangan saudaramu itu, dan ajaklah ia masuk ke surga yang telah menjadi milikmu tersebut!!”

Ketika beliau melihat pemandangan tersebut menjadi gembira bahkan beliausampai  tertawa sehingga terlihat dua gigi seri beliau, reaksi yang dilihat oleh para sahabat tanpa  mereka mengetahui apa penyebabnya itu.

Selesai menceritakan  semua itu, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan antara kalian. Sesungguhnya Allah menghubungkan antara orang-orang mukmin…!!”

Memetik Hikmah dari Seorang Penjual krupuk

Seorang Penjual krupuk

http://inspirasimulia.blogspot.com

Cerita ini bermula ketika seorang pria yang ingin membeli kerupuk di pinggir jalan. Dia bercerita :

Pembeli: Berapa harga kerupuknya Pak?

Penjual Krupuk : 3000 an aja mas

(Penjual kerupuk itu langsung saja berdiri dan meraba-raba letak tas pinggangnya)

Astagfirullah.. Ternyata penjual krupuk itu buta (ucapan dalam hati). Bapak itu pun hanya bengong dan menunggu saja.

Pembeli : Ini uangnya pak, saya beli tiga.

Penjual kerupuk : 3 ya, jadi 9000 mas.

Pembeli : Iya Pak.

Penjual kerupuk : Uangnya berapa mas?

Pembeli : 10.000 pak.

Penjual kerupuk : sebentar ya kembaliannya.

penjual kerupuk itu terlalu sibuk membongkar uang di tasnya. Uang yang ada di dalam tas itu nyaris keluar semua di tangannya.

Penjual kerupuk : Ambil saja mas kembaliannya.

Dalam hati, saya terkejut ketika mendengar perintah dari si penjual kerupuk ini. Sebenarnya saya juga  tidak serius ingin mendapatkan kembaliannya. Saya hanya ingin mengetahui bagaimana cara bapak ini memberikan kembalian kepada pembeli yang lain.

Pembeli : Pak, jika seumpama saya kasih uang 2000 kemudian saya ambil kembalian 10.000, kan bapoak enggak tahu. Terus nanti bapak rugi dong?

Penjual kerupuk : Gusti Allah enggak akan salah alamat  ketika kasih rezeki mas. Kalau sekarang saya harus rugi, berarti saya yakin Gusti Allah pasti lagi nyiapin rezeki yang lainnya buat saya.

Subhanallah.. Gemetar hati saya ini ketika mendengarnya

Penjual kerupuk : Udah ambil kembalinya mas?

Pembeli : Ehh, Enggak usah Pak. Hari ini Allah kirim rezeki buat bapak. Jumat Berkah Pak

Penjual kerupuk : Terima kasih mas

Pembeli : sama-sama. Bapak hati-hati ya.. Semoga jualannya ini laris

Penjual Kerupuk : Aamiin

JANGAN PERNAH MENYALAHKAN RENCANA TUHAN

Ada seorang tukang TAHU… Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya.

Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.

Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Alloh agar dagangannya laris.

Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis…

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba2 ia terpeleset kecemplung sawah…
Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan! Jangankan untung, modal pun buntung!
Mengeluh ia kepada Alloh, bahkan “menyalahkan” Alloh, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.

Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang.

Tapi dua jam kemudian ia mendengar kabar, bahwa angkot langganannya yg setiap hari ia naiki, pagi itu jatuh ke dalam jurang. Semua penumpangnya tewas! Hanya ia satu2nya calon penumpang yg selamat, “gara- gara” tahu nya jatuh ke sawah, sehingga ia tidak jadi berdagang dan membawa pulang tahu-tahunya yg sdh remek tadi.

sorenya ada seorg peternak bebek mencari dia dan hendak membeli tahu utk makanan bebek namun anehnya peternak bebek itu mencari tahu yg rusak/hancur krn hny utk campuran makann bebek saja..spontan bapak itu nangis bahagia krn tahunya yg remek dibeli semua oleh peternak bebek itu..

Sahabatku…Doa tidak harus dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang diganti oleh Alloh dengan sesuatu yg jauh lebih baik daripada yg diminta.

Alloh Maha Tahu kebutuhan kita, dibandingkan diri kita sendiri.

Karena itu, janganlah jemu berdoa, juga jangan menggerutu, apalagi mengutuk!
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu
padahal ia amat buruk bagimu.
Alloh mengetahui, sedang manusia tidak mengetahui”.

“Jika Alloh menjawab doamu, Ia sedang menambahkan imanmu. Jika Ia menundanya, Ia sedang menambahkan kesabaranmu. Jika Ia tidak menjawab doamu, Ia sedang mempersiapkan yang terbaik untukmu.” —
Aamiin

Nah, mungkin itu saja yang bisa saya berikan mengenai kisah inspiratif. Setelah membaca kisah di atas, apa yang kalian dapat dari kisah tersebut. Silahkan isi komentar di bawah ini. Sekian dan terima kasih

Leave a Reply