5+ Teknik Lari Jarak Jauh atau Marathon yang Benar

marathon

Lari adalah salah satu olahraga yang termasuk kecabang atlet. Lari juga di bagi  beberapa macam seperti lari jarak pendek, menengah sampai jarak jauh atau marathon.

Jogging Juga salah satu dari beberapa macam lari. Manfaat Jogging juga hampir sama dengan beberapa manfaat lari salah satunya adalah meningkatkan kebugaran jasmani pada tubuhnya. Untuk itu, kami berharap jadilah pembaca yang aktif dan kreatif.

Lari jarak jauh atau yang sering kita kenal lari marathon ini merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang diperlombakan dengan memiliki jarak tempuh sekitar 42.195 Meter., Lari marathon juga merupakan cabang olahraga tertua dalam sejarah olimpiade kuno

Lari Marathon pertama kali diperlombakan pada tahun 490 SM. Saat itu ketika seorang prajurit yunani berlari membawa berita kemenangan dari marathon ke athena yang memiliki jarak sekitar 26 Mil atau 41,8 KM

Adapun Beberapa manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh anda ketika selesai melakukan lari marathon ini. Salah satunya badan anda akan semakin kecil atau berat badan anda akan semakin turun

Untuk mengukur berat badan yang turun atau tidak kita bisa lihat dengan menggunakan jual timbangan digital. Pasti anda nih akan terkejut setelah melihatnya.

Nah, Bagaimana teknik yang harus kita lakukan saat berlari? Ya, kami akan membahasnya satu persatu. Untuk itu simak penjelasan berikut ini. Selamat membaca.

Teknik Lari Jarak Jauh atau Marathon

Lari jarak jauh

websiteedukasi.com

Dibawah ini adalah beberapa cara atau teknik yang perlu kalian perhatikan sebelum melakukan marathon tersebut. Loh mengapa demikian? Mungkin saja dari beberapa teknik-teknik ini akan membantu anda ketika mengikuti perlombaan ini.

Apa saja teknik lari jarak jauh atau marathon itu? Mau tau? Berikut kami akan rangkum sedemikian rupa. Yuk langsung saja geser kebawah

Teknik Star

Dalam teknik ini pasti ada namanya teknik star sesuia kenyaman para pesertanya. Nah, menurut kami, anda sebaiknya menggunakan start berdiri. Adapun tahapan-tahapan menurut kami diantaranya sebagai berikut

Tahap 1

Pada tahap ini merupakan tahapan persiapan yang biasanya menggunakan hitungan 1 dan dengan segera pelari bersiap dengan menghadap ke arah tujuan lari, dengan cara cukup merendahkan lutut dan pandangan anda harus kedepan

Tahap 2

Pada tahap atau pada hitungan 2 tumpuan berat badan berada pada kaki yang disimpan pada bagian depan anda, dan kedua lengan juga bersiap untuk melakukan lari

Tahap 3

Selanjutnya, ketika hitungan ketiga, maka mulailah berlari dengan mengayunkan kaki yang berada di belakang dengan menolakkan kaki yang berada pada bagian depan, Lalu mulailah berlari.

Apa yang harus kita lakukan saat melakukan tenkin ini? Kita harus konsen dengan aba-aba yang diberikan oleh juri karena lari marathon ini yang diikuti oleh puluhan atau ratusan orang peserta sehingga terkadang pelari juga tidak mendengarkan aba-aba yang diberikan oleh juri

Teknik Berlari

Nah, selanjutnya adalah teknik berlari. Teknik lari jarak jauh ini sangatlah berbeda dengan lari jarak pendek dan lari jarak menengah. Akan tetapi pada jarak jauh ini pelari harus pandai-pandai dalam mengatur tempo ketika berlari

Hal ini bertujuan untuk mengefisiensikan tenaga agar kita tidak kehabisan tenaga sebelum menyelesaikan perlombaan atau jarak yang ditempuh. Pada lari jarak jauh ini pelari juga herus melakukan lari dengan langkah yang konstan dan tidak terlalu cepat seperti jogging

Ketika memasuki 2-1 Km terakhir pelari di usahakan untuk mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk berlari sekencang-kencangnya untuk mengakhiri perlombaan tersebut.

Teknik Pernafasan

marathon

angalul.com

Ketika kita melakukan lari jarak jauh. Teknik yang sangat penting adalah teknik pernapasan. Teknik ini teknik yang sangat dibutuhkan ketika berlari dengan memiliki fungsi untuk mempertahankan stamina pelari

Otot-otot seorang atlet ketika berlari sangatlah membutuhkan oksigen yang cukup sehingga para pelari akan tersengal-sengal atau terengah-engah ketika melakkan lari, apalagi jika kalian ini melakukannya dengan intensitas tinggi

Dengan Manajemen pernafasan yang cukup baik akan memungkinkan seorang pelari akan mengefisiensikan tenaganya karena dengan ini kebutuhan otot akan oksigen juga akan tercukupi

Teknik pernafasan dari mulut akan memunginkan oksigen o2 yang masuk dengan karbon dioksida CO2 yang keluar lebih banyak ketika dibandingkan dengan teknik pernafasan dari hidung

Teknik pernafasan dari mulut ini akan memungkinkan kita lebih rileks dan santai ketika kita bandingkan dengan pernapasan melalui hidung, Loh ko gituh?

Karena ketiak bernafas dengan menggunakan hidung maka otot wajah akan cenderung tegang sehingga beban tubuh dan otot akan bertambah sehingga daya tahan tubuh akan berkurang

Disamping dengan teknik pernafasan dengan menggunakan mulut, maka seorang pelari ini juga harus bisa menguasai teknik pengambilan nafas, untuk itu bisa memungkinkan seorang pelari dapat menyelesaikan perlombaan

Pengambilan nafas yang baik adalah dengan bernafas dangkal dan pendek sehingga seorang pelari dapat dengan mudah untuk mengatur pernafasan

Teknik Finish

teknik finish

Teknik yang terakhir adalah teknik finis, nah teknik ini merupakan teknik akhiran ketika kita melakukan perlombaan lari, pada saat kita akan memasuki garis finish seorang pelari pastinya akan berlari dengan kecepatan tinggi

Akan tetapi bukan hanya kecepatan saja akan tetapi teknik saat memasuki garis finish akan sangat menentukan apalagi jika kita sedang kejar-kejaran dengan pelari lain

Pasti sangat menegangkan. Untuk itu kita diharapkan harus membusungkan dada dan ketika dada akan menyentuh pita garis finish maka dengan segera dada anda di turunkan

Akan tetapi janganlah sekali-kali menggapai pita garis finish menggunakan tangan, kemungkinan besar akan mengakibatkan pelanggaran yang dinyatakan oleh dewan juri

Mungkin itu saja yang bisa saya berikan. Semoga bermanfaat dan sekian dan terima kasih

 

Leave a Reply