20+ Macam-macam Makhorijul Huruf Serta Sifatul Hurufnya

Hai, sahabat artikel kembali lagi dengan kami angalul.com. Kali ini kami akan mengenalkan mengenai macam-macam makhorijul huruf serta sifatul huruf yang pasti bermanfaat untuk anda. 

Makhorijul huruf dan sifat huruf adalah salah satu cara kita mengenal bagaimana bunyi huruf-huruf hijaiyah tersebut. Kita perlu ketahui juga tahapan-tahapan memulai membaca atau belajar membaca Al-Qur’an Dari yang pertama ialah Huruf

Adapun dalil mengenai makharijul huruf antara lain sebagai berikut :

ورتّل القرآن ترتيلا

Artinya: “Dan bacalah AL-Quran Secara Tartil” Surat al-Muzammil: 4

Tartil diatas secara bahasa adalah baik dan bagus. Maka dari itu kita harus bisa membaca alquran secara tartil atau sesuai kaidah sifat huruf dan ilmu tajwid yang berlaku agar terdengar baik dan benar.

Nah, untuk itu kami akan mengulas dan menjelaskan sedetail mungkin pembahasan ini, agar anda bisa memahami isi artikel ini. Tunggu apalagi. Yuk langsung saja simak artikel berikut ini. Selamat membaca

makhorijul huruf dan sifatul huruf

makhorijul huruf dan sifatul huruf

ilmu-tajwid-lengkap-syemzoel.blogspot.com

Makharijul huruf adalah istilah unutk menyebut posisi-posisi di dalam mulut dan lidah untuk bisa menyebutkan huruf-huruf dalam bahasa arab.

Belajar makhorijul huruf sangat asik loh, walaupun bacaanya sama tetapi berbeda bunyinya seperti huruf ha’(  ح ) dan ha’( هـ ) ini sekilas dibaca sama yaitu ha’ tetapi dalam bunyi tersebut haruslah berbeda, ha’( ح ) ini dibaca tipis atau dari tenggorokan sedangkan ha’( هـ ) yang ini dibaca tebal atau suara dari dada

Macam-macam Makhorijul Huruf

Macam-macam Makhorijul Huruf

www.khudzilkitab.com

Jadi huruf-huruf hijaiyah membacanya harus sesuai dengan sifat huruf tersebut. Dibawah ini adalah beberapa macam-macam Makhorijul huruf sesuai sifat-sifatnya, antara lain sebagai berikut :

1. Al-jauf atau suara keluar dari rongga mulut

Nah, huruf seperti apa yang masuk kedalam golongan al Jauf? Yap, terdapat 3 huruf yaitu  “alif”, “wawu’ dan “ya”

2. Halaq atau Suara keluar dari tenggorokan

Untuk Halaq ini dibagi lagi menjadi 3 yah yaitu

  • Asyqal Halqi atau pangkal tenggorokan. Huruf yang termasuk ialah hamzah  ( ء ) dan ha’( هـ )
  • Wasthul Halqi atau pertengahan tenggorokan. suranya itu akan timbul besar ketika dikeluarkan, huruf yang termasuk ialah ha’(  ح ) dan ‘ain ( ع )
  • Adnal Halqi atau ujung tenggorokan. Suara-nya itu serak atau “ngorok” bahasa gaulnya hehe. Huruf yang termasuk ialah yaitu ghoin (  غ ) dan kho’ ( خ )

3. Lisan atau Lidah

Yang ketiga ialah huruf hijahiyah yang dikeluarkan ada sangkut paut dengan lidah. Untuk lisan atau lidah ini dibagi menjadi 10 bagian atau makhraj, di antaranya ialah sebagai berikut

  • pangkal lidah dan langit langit mulut pada bagian belakang. contoh hurufnya ialah “qof” (  ق ) karena bunyinya itu keluar dari pangkal lidah yang cukup dekat dengan kerongkongan yang dihimpit ke langit-langit mulut bagian belakang.
  • pangkal lidah pada bagian tengah dan langit-langit mulut pada bagian tengah. Contoh hurufnya ialah “kaf”  ( ك ). Untuk bunyinya ini dikeluarkan dari pangkal lidah di depan makhraj huruf qaf. ya supaya lebih gampang “kaf” ini kebalikan dari “qaf” jadi “kaf” lebih tipis dari “qaf”
  • Tengah-tengah lidah. Nah, untuk bunyinya dikeluarkan dari tengah-tengah lidah serta menepati langit-lanit mulut yang tepat diatasnya. Nah, hurufnya yang termasuk adalah jim (  ج ), syin ( ش ), dan ya’ ( ي )
  • Pangkal tepi lidah. Untuk bunyi yang keluar dari tepi lidah atau boleh saja ditepi lidah kanan atau kiri, sehingga sambung dengan makhrojnya huruf lam serta menempati geraham. Hurufnya yang termasuk ialah dho’ (  ض )
  • Ujung tepi lidah. Bunyi ini keluar dari tepi lidah kiri maupun kanan sehingga penghabisan ujung lidah serta menepati dengan langit-langit mulut atas. Untuk huruf hijaiyah yang termasuk ialah  lam ( ل )
  • Ujung lidah. Bunyi yang dikeluarkan dari ujung lidah setelah makhrojnya lam, jadi lebih masuk sedikit ke dasar lidah serta dapat menempati dengan langit-langit mulut atas. Untuk hurufnya ialah  nun ( ن )
  • Ujung lidah tepat. Bunyi yang dikeluarkan dari ujung lidah tepat setelah makhrojnya nun dan lebih masuk kedasar lidah serta dapat menempati dengan langit-langit mulut dan menghasilkan suara  ro’ ( ر )
  • Kulit gusi atas. Bunyi yang dikeluarkan dari ujung lidah serta menempati dengan pangkal gigi seri yang atas menimbulkan huruf dal (  د ), ta’ ( ت ), tho’ ( ط ) menjadi ringan
  • Runcing lidah. Maksudnya ialah suara yang dikeluarkan dari ujung lidah serta menempati ujung dua gigi seri yang bawah
  • Gusi. Maksudnya ialah suara yang dikeluarkan dari ujung lidah menempati dengan ujung dua gigi seri yang atas. Hurufnya ialah dho’ (  ظ ), tsa’ ( ث ), dzal ( ذ )

4. Asy-syafatain atau dua bibir

Selanjutnya Asy-syafatain, yang termasuk huruf syafatain diantaranya ialah : Fa’ (  ف ) ini bunyi-nya keluar dari dalamnya bibir yang bawah serta menepati dengan ujung dua gigi seri atas.

Bukan itu saja huruf    Wawu ( و ), ba’ ( ب ), mim (  م ) juga hampir sama yaitu dikeluar diantara dua bibir antara bibir atas dan bawah. Hanya saja pada huruf wawu kalian harus membuka bibir, sedangkan ba dan mim bibir nya harus membungkam

5. Al-khaisyum atau pangkal hidung

Yang terakhir ialah Al-khaisyum. Jadi bunyi suara untuk huruf-huruf yang termasuk golongan ini maka bunyinya akan berdengung. Coba deh kalau baca Nun bertasydid kemudian tekan hidung anda. Jika anda benar melakukannya maka anda tidak bisa membacanya.

Baca Juga : Hukum Tajwid 

Sifatul-sifatul Huruf

Nah, selanjutnya ialah sifat sifat huruf hijaiyah. Berikut ini akan kami uraikan  mengenai sifat-sifat huruf hijaiyah. Diantaranya ialah

  • جَهْرٌ (JAHAR) artinya jelas. Maksud dari  JAHAR ini ialah membunyikan huruf-huruf dengan tidak berdesis dan nafas tertahan, hingga bunyi tersebut menjadi lebih jelas dan bersih. Huruf  yang termasuk ke dalam sifat JAHAR ada 19 yaitu : عَظُمَ وَزْنُ قَارِئٍ ذِيْ غَضٍّ جِدٍّ طَلَبَ
  • هَمْسُ (HAMAS) artinya Samar. Maksud dari Samar ini ialah membunyikan huruf dengan berdesis dan nafas terlepas, sehingga bunyi yang dikeluarkan terdengar agak samar. Huruf yang termasuk kedalam sifat SAMAR ada 10 yaitu  : فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَ
  • شِدَّةٌ (SIDDAH) artinya Kuat. Maksud dari SAIDDAH ialah membunyikan huruf dengan suara kuat dan tertahannya ketika mati atau diwaqafkan. Huruf yang termasuk kedalam sifat SIDDAH ada 8 yaitu اَجِدُ قِطَّ بَكَتْ
  • رَخَاوَةٌ (Rakhawah) artinya Lunak. Maksudnya ialah membunyikan huruf dengan suara lepas, berlalu atau berjalan beserta huruf tersebut. Huruf yang termasuk ada 16 yaitu خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ
  • اِصْمَاتٌ (ISHMAT) artinya Diam atau menahan. Maksudnya membunyikan suatu huruf dengan berat dan tertahan. Hurufnya ialah جَزُّ غِشَّ سَاخِطٍ صَدَّ ثِقَةٍ اِذْوَعَظَهُ يَحُضُّكَ

latihan makhorijul huruf

Point yang terakhir ialah latihan makhorijul huruf. Nah, untuk latihannya bisa lihat tutorial dibawah ini. Maaf kami menggunakan vidio dari Youtube, supaya lebih anda lebih paham. Selamat menyaksikan

Mungkin itu saja yang bisa kami berikan dan uraikan untuk anda. Pasti bermanfaat untuk pembaca. Jangan lupa share dan koment dibawah ini. Sekian dan terima kasih

 

2 Comments

  1. Rasyidahasna January 31, 2020
    • syahrul February 1, 2020

Leave a Reply