Melewati Masa PRAKERIN atau PKL di Puskesmas Haurgeulis

Prakerin atau yang biasa dikenal PKL ini ialah salah satu bentuk implementasi secara sistematis dan sinkron antara program di sekolah dengan program penguasaan keahliaan yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung didunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu.

Keahlian yang saya pilih dari program SMK PUI HAURGEULIS  yaitu administrasi perkantoran. Mengenai administrasi, menjadi sekretaris, staff tata usaha, menjadi bagian keuangan, manager, dan lain lain.

Masa prakerin/PKL ini biasanya hanya ada  di sekolah menengah kejuruan (SMK), Mengapa demikian, karena siswa-siswi dari SMK mempunyai keahlian lebih dari siswa-siswi dari SMA.

Dan tidak dipungkiri jika diadakan lomba LKS se kabupaten yang menjadi juaranya pasti tidak jauh dari SMK PUI HAURGEULIS.

Waktu PKL yang perrnah saya rasakan tersebut saat kelas 11 dan diberi waktu hanya 3 bulan, waktunya sesuai jadwal yang sudah dibuat sebelumnya oleh kurikulum.

Dan PKL itu merupakan salah satu contoh bekerja secara real, bagaimana susahnya mencari tempaat PKL itu juga sama seperti mencari pekerjaan didunia nyata, sakitnya dan pahitnya omongan karyawan tersebut dan masih banyak dehh.

Saya juga pernah mencicipi dunia PKL saat masih  sekolah, saat itu saya sudah menginjak kelas 11. Siswa – siswi kelas 11 dikumpulkan di tengah lapangan untuk mendengarkan pengumuman  pelaksanaan prakerin/PKL pada semester ganjil.

saya dan se-angkatan sungguh merasa senang dan bahagia, tetapi tempat PKl itu harus mencari sendiri kata kurikulum tadi. WIh ini nihh tantangan yang sangat berat untuk berani berbicara dan bertanya kepada orang lain, atasan kantor, maupun kepala HRD kantor tersebut. 4 orang untuk  1 tempat prakerin/PKL.

PKL

http://tik-education.blogspot.com

Hmmm, saya bingung bener mencari teman dan tempat prakerin/PKL, saya bertanya ke temen-temen ku. Akhirnya ku mendapatkannya, lalu kami berempat  mencari tempat PKl. Kami sudah ada rencana ke kantor pos, kalau tidak menerima ke tempat PLN. Akhirnya setuju.

Setelah pulang sekolah kami mengunjungi kantor pos terlebih dahulu. Biasa masih malu-malu, saling dorong mendorong, yah masih grogi gitu.

Jadi saya yang akan bertanya kepada kepala HRD di disitu, lalu keluarlah seorang bapak yang sudah lanjut usia dan kami pun bersalam serta menyampaikan maksud dan tujuan datang dan menemui bapak tersebut.

kami sudah menyampaikan maksud untuk PKL di kantor pos, ehhhh kata bapak tadi maaf de kami masih belum bisa menampung banyak siswa untuk prakerin/pkl. Huuuuuuuuff harapan kami hilang, lanjut ke tempat PLN pun sama sudah ada yang mengisi dari sekolah lain. Kami pulang dengan keadaan kecewa dan sedih lah, kami berempat bingung mencari kemana lagi.

Hari selanjutnya masih belum mencari saja dan belum dapat. waktu prakerin tinggal 2 minggu lagi, kami semakin cemas dan bingung, akhirnya kami bertanya kepada kurikulum. “Kelompok kami belum mendapatkan tempat kerja bagai manah solusinya bu cakap ku” “Di UPTD GANTAR ajh “.cakap kurikulum

Jadi kami mencoba kesana, disanah pun sama jawabannya  “ maaf kami belum bisa menerima siswa untuk PKL disinih”. jadi kami pulang dan melaporkan kembali kepada kurikulum kembali. “ Bagaimanah kami masih belum saja mendapatkan semua menolak kedatangan kami “ cakap saya. “ yasudah di Puskesmas pasti mau ko “

Kami berempat sudah putus asa kayanya ga bisa ikut PKL pada tahun ini, dan kami mencoba satu tempat lagi yaitu di PUSKESMAS HAURGEULIS. langsung saja kami ke tempat yang dituju rasa cemas pun datang kami berempat berdoa semoga dilancarkan.

menunggu 20 menit akhirnya boleh dan kami senang sekali, banyak mengucapkan terima kasih kepada kepala operasional. Tepat pada tanggal 5 oktober 2017 dilaksanakannya Prakerin, dengan menggunakan baju putih hitam berdasi dan berjass merasa lebih gagah dan lebih cool dari sebelumnya

setelah diantar oleh pihak guru kami pun mulai bekerja. Ada yang paling konyol sebelum bekerja hanya diberi 2 ruangan saja untuk kami jadi 1 ruangan untuk 2 orang pendaftaran dan apotek, kami melakukan hompimpah terlebih dahulu sebelum memilih tempat heheh.

Saya dengan Asep berada ditempat pendaftaran dan Wahyu dengan Indra di apotek. kami bekerja dengan profesional walaupun bukan bidang apoteker punn harus bisa dan mengerti dan itu ilmu baru untuk kedepannya. kita jalani masing masing kerjanya. langsung saja saya dengan asep berkenalan dengan para karyawan yang menjaga tempat tersebut.

prakerin

ternyata di ruangan sebelah ku ada anak lagi PKL juga Mereka dari Kroya jurusan keperawatan. Uhhhh mereka cantik semua, kami semua cuma bisa liat ajah belum berani untuk ngoborol.

Saat itu juga langsung melakukan kerja pertama mencatat nama pasien kedalam buku resep dokter, tidak lama langsung ada yang menghujat wihh ini siapa yang menulis kecil pisan. Di situ langsung ngedown rasa salah dan malu. jadi saya bertukar tugas dengan asep, saya menulis di buku kunjungan pasien dan mengarsipkan nama-nama pasien.

Waktu jam kerja disitu dijelaskan dan terpampang, memulai pembukaan pendaftaran jam 08.00 dan tutup pelayanan jam 12. 00  WIB, dan jam pulang ialah jam 14.00.

Wihh nganggur 2 jam dong hehehehe, tapi kami tidak begitu mengisi jam kosong tersebut dengan membersihkan ruangan, bertanya bagaimanah sistem di sini tuh, dan masih banyak.

Hari ke 2 kami berempat datang lebih awal dari karyawan-karyawan disana, ruangan belum buka sama penjaga puskesmas tersebut.

Tidak lama anak dari keperawatan datang dia wanita yang tegar dan hebat cantik pula. dia ita sri mulyanih kayanya aku udah tertaik nih sama dia hehehe.

aku perhatiin aja dia menawarkan “sarapan” hehe kata ku ga makasihh. kami bekerja seperti biasa dan hari sebelumnya tetapai hari kedua ini sungguh memberatkan. mengarsipkan dalam 1 tahun dibenarkan sesuai tanggal, jadi aku dengan indra menjalankan tugas itu banyak juga disitu pengalaman, mengaplikasikan tugas disekolah.

hampir 4 jam belum selesai mengarsipkannya, sungguh melelahkan setelah itu terdengar suara adzan, kami berempat melaksanakan shalat berjamaah dengan karyawan setempat. setelah itu kami bercanda gurau dan berkenalan dengan anak keperawatan

hari berikutnya saya memberanikan diri untuk mengobrol dengan  ita, yah ngobrolin apa ajalah sambil main hp. setelah shalat duhur kami berkumpul di ruangan keperawatan, diberi nasihat oleh bapak dokter disitu yah canda tawa mulai ada di tempat tersebut.

prakerin

1 minggu kemudian datang lagi murid PKL dari BSB jurusan apoteker, ada 6 orang banyak bener. 5 perempuan 1 laki-laki. mereka semua langsung akrab hari itu juga, saling sapa dan saling kenal.

1minggu kemudian setelah pekerjaan selesai kami pun pergi kewarung yang jauh dari tempat prakerin, mengajak murid dari BSB untuk ikut kewarung tersebut, kita makan gorengan minum es dan lain lain. Setelah itu kami pulang ke puskesmas lagi, lalu pulang kerumah dehh

Minggu berikutnya murid dari keperawatn akan meninggalkan dan mengakhiri perjumpaan kami disini. Sebelum hari terakhir ita mengajak photo selfi berdua dengan kuu. Baru kali ini lah aku diajak photo apalagi ini selfi tambah grogii lagi heheheheheh maklum lah baru pertama sama orang cantik heheh

Minggu berikutnya sudah tidak ada, kantor menjadi agak sepi. yah kami seperti biasa bekerja seperti biasa.

minggu depan kantor baru dibuka untuk rawat inap, kami pun mempersiapkan tempat tidur untuk pasien kami berlima merakit semua tempat tidur tersebut dan dibantu oleh penjaga puskesmas.

gudang

Cape tapi menyenangkan, Kami memainka kursi roda untuk bermain dan beristirahat. Kursi roda yang masih baru dibuka dari kardus kami mainkan. terus kami mengambil obat unntuk dipindahkan dari gudang lama ke gudang baru.

Setelah selesai semua kami diberikan minuman  teh botol wihh nambah segerlagi nihh mah. Tak terasa waktu pulang sudah lewat kami pulang kerumah masing-masing.

1 bulan terakhir kami berempat diberikan tugas untuk mencetak laporan dari dinas, kami pertama memang bisa setelah iitu kami ada kejanggalan dengan mesin printer ternyata tinta print habis. jadi kami laporan kepada petugas operasional untuk meminta tinta yang baru.

prakerin

sudah dapat tintanya, langsung saja kami berempat mencari tempat tinta, sampe bingung ternyata ada di dalam mesinnya jadi tempat tinta menggunakan katrid. Wahyu mengambil kartid dan mengisi dengan alat jarum yang sudah diisi tinta, lalu ditusukanlah jarum suntik itu sambil mendorong sampai keluar tintanya. Selesai itu tintanya meluber keluar sampai repot lah kami ambil tisu. lalu di usapkan ke katridnya lalu dipasang.

Kemudian masih saja belum bisa diulang lagi sampai 3 kali. dan akhirnya ada penjaga yang masuk dan memojokan kami bertiga ternyata katridnya rusak. lansung saja saya meminta maaf kepada bagian operasional. Tetapi tidak disuruh ganti rugi kata bapak pemegang operasional tersebut. Kami pun lega mendengarkannya.  

Waktu tidak terasa Masa PKL sudah akan berakhir pada minggu ini. Saat minggu terakhir tiba kami berpamitan dan meminta maaf kepada karyawan dan kami mendapatkan nilai yang baik dimata mereka. Setelah selesai di sekolah kata kurikulum menyuruh membuat laporan.

Ini tantangan terberat dan terpusing, akhirnya saya pun sudah selesai dan bisa mengikuti tes sidang PKL/Prakerin dan hasilnya membanggakan dan saya lulus sidang. Saya bersukur dan berterima kasih kepada penguji sidang

Intinya janganlah melihat dari nilai kita yang bagus, tinggi. Karena kesuksesan bukan dilihat dari nilai yang bagus. Belum tentu dia sukses karena dia mengandalkan nilainya

jadi maupun nila berapapun kita harus menerimanya dan jangan mengeluh kita gagal jangan seperti itu kita lihat realnya ajh.

Pengalaman bakal mengalahkan semuanya, itu memang benar dan real…………

Jangan berkecil hati jika mendapatkan nilai yang tidak diinginkan, tetapi bagaimana caranya kamu merubah nilai itu menjadi yanng kamu inginkin. Itu yang harus kamu lakukan

Goodluck. I’m sorry jika ada kata-kata yang membingungkan dan maaf ini hanya pengalamanku semata bukan untuk menjelekan nama yang disebutkan didalam artikel I’m so sorry

Leave a Reply