5+ Pendapat Mengenai Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW Menurut Para Ulama

Bulan Rabiul Awal adalah bulan hijriah yang merupakan bulan yang sangat istimewa sekali bagi umat muslim se-dunia. Mengapa dikatakan bulan istimewa? Karena pada bulan ini manusia terbaik, yang dilahirkan di dunia ini.

Siapakah Beliau? Beliau dilahirkan sepasang istri yaitu Sayyid Abdullah dan Sayyidah Aminah Radliya Allahu ‘anhuma. Tepatnya pada hari senin 12 rabiul awwal 576 M. Beliau adalah Baginda Nabi Muhammad SAW.

Orang yang sangat penting sekali bagi umat muslim ini. Beliau membawakan agama yang sempurna yaitu agama islam. Beliau membawakan umatnya dari zaman jahiliyah menuju ke zaman yang terang benerang ini.

Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan Al-quran. Al-quran adalah kitab suci sekaligus wahyu yang diturunkan melalui malaikat jibril secara berangsur-angsur.

Nah Setiap umat muslim yang ada di seluruh dunia ini akan merayakan atas kelahirannya beliau ini. Berbagai acara yang diselenggarakan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Nah, Lantas acara atau kegiatan apa yang harus kita lakukan? Untuk acara atau kegiatannya macam-macam yang pasti harus ada sholawatan atau bersholawat ceramah dan lain sebagainya.

Pendapat Para Ulama Mengenai Maulid Nabi

maulid nabi

http://style.tribunnews.com

Apakah boleh kita merayakan maulid nabi? Bagaimana dengan pendapat para ulama 4 madzhab mengenai hal tersebut? Mau tau ? Yuk baca ulasan berikut ini!

Al-Imam al-Suyuthi dari kalangan ulama’ Syafi’iyyah mengatakan:

هُوَ مِنَ الْبِدَعِ الْحَسَنَةِ الَّتِيْ يُثَابُ عَلَيْهَا صَاحِبُهَا لِمَا فِيْهِ مِنْ تَعْظِيْمِ قَدْرِ النَّبِيِّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَإِظْهَارِ الْفَرَحِ وَالْاِسْتِبْشَارِ بِمَوْلِدِهِ الشَّرِيْفِ

“Perayaan maulid termasuk bid’ah yang baik, pelakunya mendapat pahala. Sebab di dalamnya terdapat sisi mengagungkan derajat Nabi Saw dan menampakan kegembiraan dengan waktu dilahirkannya Rasulullah Saw”.

Dalam kesempatan yang lain, beliau mengatakan:

يُسْتَحَبُّ لَنَا إِظْهَارُ الشُّكْرِ بِمَوْلِدِهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ وَالْاِجْتِمَاعُ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ وَنَحْوُ ذَلِكَ مِنْ وُجُوْهِ الْقُرُبَاتِ وَإِظْهَارِ الْمَسَرَّاتِ

“Sunah bagi kami untuk memperlihatkan rasa syukur dengan cara memperingati maulid Rasulullah Saw, berkumpul, membagikan makanan dan beberapa hal lain dari berbagai macam bentuk ibadah dan luapan kegembiraan”.

Dari kalangan Hanafiyyah, Syaikh Ibnu ‘Abidin mengatakan:

اِعْلَمْ أَنَّ مِنَ الْبِدَعِ الْمَحْمُوْدَةِ عَمَلَ الْمَوْلِدِ الشَّرِيْفِ مِنَ الشَّهْرِ الَّذِيْ وُلِدَ فِيْهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ

“Ketahuilah bahwa salah satu bid’ah yang terpuji adalah perayaan maulid Nabi pada bulan dilahirkan Rasulullah Muhammad Saw”.

Bahkan di setiap tempat yang di dalamnya ini membacakan sejarah hidup Nabi Saw, maka akan dikelilingi malaikat-malaikat dan dipenuhi rahmat serta ridha Allah Swt.

Al-Imam Ibnu al-Haj ulama’ dari kalangan madzhab Maliki mengatakan:

مَا مِنْ بَيْتٍ أَوْ مَحَلٍّ أَوْ مَسْجِدٍ قُرِئَ  فِيْهِ مَوْلِدُ النَّبِيِّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ إِلَّا حَفَّتِ الْمَلاَئِكَةُ أَهْلَ ذَلِكَ الْمَكَانِ وَعَمَّهُمُ اللهُ تَعَالَى بِالرَّحْمَةِ وَالرِّضْوَانِ

“Tidaklah suatu rumah atau tempat yang di dalamnya dibacakan maulid Nabi Saw, kecuali malaikat mengelilingi penghuni tempat tersebut dan Allah memberi mereka limpahan rahmat dan keridloan”.

Al-Imam Ibnu Taimiyyah dari kalangan madzhab Hanbali mengatakan:

فَتَعْظِيْمُ الْمَوْلِدِ وَاتِّخَاذُهُ مَوْسِمًا قَدْ يَفْعَلُهُ بَعْضُ النَّاسِ وَيَكُوْنُ لَهُ فِيْهِ أَجْرٌ عَظِيْمٌ لِحُسْنِ قَصْدِهِ وَتَعْظِيْمِهِ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ

“Mengagungkan maulid Nabi dan menjadikannya sebagai hari raya telah dilakukan oleh sebagian manusia dan mereka mendapat pahala besar atas tradisi tersebut, karena niat baiknya dan karena telah mengagungkan Rasulullah Saw”.

Bahkan pada saat merayakan maulid Nabi ini dapat menjadi wajib bila menjadi sarana dakwah yang paling  efektif untuk menandingi dari perayaan-perayaan lain yang terdapat banyak kemunkaran.

Al-Syaikh al-Mubasyir al-Tharazi menegaskan:

إِنَّ الْاِحْتِفَالَ بِذِكْرَى الْمَوْلِدِ النَّبَوِيِّ الشَّرِيْفِ أَصْبَحَ وَاجِبَا أَسَاسِيًّا لِمُوَاجَهَةِ مَا اسْتُجِدَّ مِنَ الْاِحْتِفَالَاتِ الضَّارَّةِ فِيْ هَذِهِ الْأَيَّامِ.

“Sesungguhnya perayaan maulid Nabi menjadi wajib yang bersifat siyasat untuk menandingi perayaan-perayaan lain yang membahayakan pada hari ini”.

Dari beberapa keterangan di atas bisa di simpulkan bahwa tradisi untuk merayakan maulid Nabi SAW merupakan perbuatan bid’ah yang disunahkan atau baik. Meski tidak pernah dilakukan pada zaman sahabat Nabi Muhammad SAW

Mengapa kita merayakannya? Karena di dalamnya itu terdapat sisi mengagungkan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW ini. Hukum Merayakan Maulidan bisa menjadi wajib ketika di dalamnya itu menjadi sebuah sarana dakwah yang efektif  untuk mengimbangi acara yang membahayakan moral bangsa

Jadi untuk kalian ingin merayakannya boleh saja ko. Kan sudah ada dalilnya di atas. Acara yang baik-baik ajah seperti ceramah, hadroh sholawatan, mengaji kitab al barjanji dan lain-lain

Keunikan Keunikan Saat Merayakan Maulid Nabi

maulid Nabi Muhammad

https://aswajamuda.com

Keunikan-keunikan saat merayakan maulid nabi sangat menarik sekali untuk kita ikuti di daerah sendiri khususnya. Apa sajah sih keunikannya?? Dari acaranya hingga Meliburkan sekolah.

Mau tau selengkapnya? Sebelumnya silahkan share like dan komentar di bawah ini yah. Karena ketika kalian melike dan menshare, saya akan lebih semangat lagi untuk membuat artikel yang baru

Menggalangkan Dana Untuk Korban Bencana Alam

Pengurus DKM Masjid Jami Al Fatah Kampung Karangsari 3 Semarang bersama SOLUSI ZAKAT, menggelar sebuah acara pengajian untuk memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam peringatan Maulid Nabi tersebut, bersamaan acara dimulai dilakukanlah penggalangan dana untuk bencana alam di Sulawesi Tengah.

DKM Masjid Jami Al Fatah Kampung Karangsari Semarang, mengatakan bahwa aksi penggalangan dana yang dilakukan kepada seluruh pengunjung acara pengajian, yang berjumlah kurang lebih dari 600 orang.

Nah, dari aksi penggalangan dana spontanitas ini, mampu memperoleh dana sebesar kurang lebih Rp5 juta dan diserahkan langsung kepada Pimpinan Area SOLUSI ZAKAT Semarang,

Kami menggalang dana ini bertujuan untuk para korban yang terkena  bencana gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya, dengan memasang sebuah kotak infak di meja regristrasi.

Di samping itu, ada beberapa kotak yang diedarkan atau keliling diantara para peserta. Semoga, dari  kepedulian kita terhadap sesama yang membutuhkan ini akan menjadikan pribadi-pribadi yang berjiwa besar, bermental baja, dan berhati mulia serta menjadi bekal untuk kehidupan akhirat kita.

Meliburkan Para Pegawai Selama 3 Hari Di Uni Emirat Arab

Kabinet Uni Emirat Arab (UEA) ini telah mengumumkan hari libur nasional dalam rangka yaitu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW (kelahiran nabi). Telah dilansir di Khaleej Times, Selasa (6/11),

Hari libur Maulid Nabi ini  untuk semua para pegawai, kementerian dan entitas federal (pegawai negeri) yang akan secara resmi jatuh pada Ahad (18/11).

Awalnya, Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal dari Pemerintah Dubai ini sudah menetapkan tanggal 20 November sebagai hari libur Maulid Nabi. Tetapi, pemerintah UEA kini sudah  mengubahnya dengan menetapkan libur lebih cepat lagi.

Dengan demikian, para pekerja di sektor publik UEA mendapatkan hari liburan lebih panjang selama tiga hari. Di UEA berbeda dengan dengan di indonesa, Jumat dan Sabtu merupakan akhir pekan, sedangkan Ahad termasuk hari kerja.

Keutamaan – keutamaan Rabiul Awwal

Keutamana maulid nabi

www.nahimunkar.org

Lahirnya Nabi Muhammad SAW

Yup pada bulan rabiul awwal ini Nabi Muhammad SAW dilahirkan oleh ibundanya tepatnya pada tanggal 12 rabiul awwal 576 M. Banyak peristiwa pada tahun ini seperti gugurnya pasukan gajah yang ingin menghancurkan ka’bah

Wafatnya Rasulullah SAW

Bulan Mulud ini adalah bulan mulia dan duka bagi umat muslim saat itu khususnya sahabat keluarganya dan umatnya. Karena telah di ambilnnya ruh orang yang sangat penting bagi kehidupan manusia saat itu.

Saat itu juga menjadi hari duka bagi umat islam karena telah meninggalnya beliau.

Disunahkan Memperbanyak Sholawat

Bulan Mulud biasanya digunakan sebagai ajang untuk meningkatkan ucapan dan lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW bertujuan agar saat di pandang mashar di berikan syafaat kepada orang yang membaca sholawat tersebut.

Memuliakan dan  Membesarkan Rasulullah SAW

Acara Muludan ini bertujuan untuk memuliakan nabi dan membesarkan rasulullah dengan mengadakan kegiatan pengajian dan acara sholawatan bareng-bareng

Melakukan Amal Kebaikan

Melakukan amal kebaikan ini sudah pasti dilakukan. Tetapi maksudnya di sinih Amal Kebaikannya dengan Sholawat dan menghadiri pengajian di temapat atau suatu daerah tertentu.

Karena ganjarang orang yang datang ke pengajian ini lebih mulia dari orang yang menghadiri rapat kantor.

Leave a Reply