Pengertian Ekosistem Macam-macam dan Contohnya

biotik

Hai, Pasti lagi nyari referensi tentang definisi ekosistem kan? Kalian sangat pas sekali masuk ke artikel kami. Karena kali ini kami akan memberikan informasi tentang ekosistem. Salah satu dari kalian pasti ada yang belum paham tentang ekosistem.

Apa kamu masih duduk di bangku sekolah? pasti ada pembahasan tentang pengertian ekosistem bukan? Yuk kita langsung saja ke pembahasan saja.

Jika kalian memiliki saran pada artikel kami silahkan ketik saranmu di kolom komentar dibawah. Selamat membaca

Pengertian Ekosistem

ekosistem

http://dinoalpian88.blogspot.com

Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik yang tidak dapat dilepaskan atau disimpan antara pemanfaatan hidup dengan lingkungannya.

Perlu kalian ketahui ekosistem juga dapat disebut sebagai tatanan asosiasi yang tidak sesuai dengan lingkungan.

Ekosistem dapat diartikan sebagai gabungan dari setiap unit biosistem yang memerlukan hubungan timbal balik antara hubungan dengan Lingkungan fisik.

Terkait aliran energi menuju struktur biotik tertentu yang menyebabkan perputaran materi antarpertanian dan anorganisme. Matahari adalah sumber dari semua energi yang ada pada ekosistem

Suatu ekosistem, lingkungan dalam komunitas yang dikembangkan bersama-sama dengan Lingkungan fisik.

Organisme tersebut akan dapat membantah dengan lingkungan Fisik dan begitupun sebaliknya, juga akan dapat mempengaruhi lingkungan yang akan digunakan untuk keperluan fisik hidup tersebut.

Komponen-komponen Ekosistem

abiotik dan biotik

http://ardiayunabila.blogspot.com

Komponen ini terdiri dari 2 komponen yaitu sebagai berikut

Komponen Abiotik

komponen abiotik

http://www.berpendidikan.com

Komponen tak hidup atau Abiotik adalah komponen yang terdiri dari fisika dan kimia yang merupakan substrak dan sebagai tempat berlangsungnya kehidupan di ingkungan sebagai tempat melanjutkan.

Komponen abiotik atau tak hidup ini memiliki variasi beragam dalam ruang dan waktu. Komponen tak hidup ini terdiri dari bahan organik dan anorganik.

Komponen Biotik

biotik

http://www.pelajaran.co.id

Biotik atau penggabungan hidup kebalikan dari abiotik atau tak hidup merupakan komponen yang telah tersusun dari beberapa makhluk hidup atau apapun. Di mana, kehidupan atau kehidupan mulai dari ukuran kecil hingga besar. Komponen biotik terdiri dari beberapa macam berikut ini:

Produsen

Adalah makhluk hidup atau makhluk yang bisa menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis. Makhluk hidup atau makhluk yang termasuk dalam kelompok ini adalah tumbuhan hijau, juga tumbuhan – tumbuhan lain yang memiliki klorofil di dalamnya.

Konsumen

Adalah suatu tanaman yang tidak dapat menghasilkan makanan atau zat sendiri. Namun, bisa menggunakan zat makanan yang telah dibuat oleh makhluk atau makhluk hidup lainnya

Pengurai

Adalah hewan atau makhluk hidup yang digabungkan sebagai pengurai bahan organik yang diambil dari hewan atau hewan yang sudah mati.

Detivritor

Adalah makhluk hidup atau makhluk yang bisa menghancurkan bahan organik dari makhluk hidup atau makhluk yang telah mati.

Macam-macam Ekosistem

Macam-macam Ekosistem

http://hariannetral.com

Apakah kalian sudah paham sampai di sini? Jika belum kalian bisa membaca 1 kali lagi dengan lancar dan konsentrasi. Nah, sistem ekologi ini memiliki beberapa macam-macam. Supaya kalian lebih mudah dipahami, berikut ini adalah macam-macam ekosistem. Antara lain sebagai berikut:

Ekosistem Darat

Ekosistem ini merupakan ekosistem yang Lingkungan fisiknya terdiri atas daratan atau ekosistem yang dapat dipijak oleh kaki tumbuh-tumbuhan. Menurut letak geografis dan garis lintangnya, ekosistem daratan memiliki beberapa macam yaitu sebagai berikut:

Hutan Hujan Tropis

Ciri – cirinya adalah Sebagai Berikut:

1. Curah hujan yang sangat tinggi (> 2000 mm / tahun).

2. Pohon – pohonnya memiliki ketinggian mencapai 20-40 meter dengan memiliki cabang daun yang cukup lebar dan lebat dan selalu hijau sepanjang tahun.

3. Sebagian hewan yang ada di hutan ini biasanya hidup di sekitar kanopi karena mudah mendapatkan makanan dan berpindah tempat. Banyak jenis hewan yang terdapat di dalam hutan ini contohnya monyet, tupai, ular, kelelawar, burung, serangga, macan tutul, babi hutan, jaguar dan lain sebagainya.

Padang Rumput

Ciri – cirinya adalah Sebagai berikut :

1. Curah hujan 25 – 50 cm per- tahun karena hujan turun secara tidak stabil .

2. Vegetasi yang dominan adalah rerumputan yang  relatif basah di daerah padang rumput ini, biasanya  basah ukurannya 3 meter dan rumput yang tumbuh di padang rumput kering ini  relatif pendek – pendek dikarenakan curah hujan yang relative cukup rendah.

Gurun

Ciri – cirinya adalah Sebagai berikut :

1. Curah hujan sangat rendah sekali berkisar 25 cm per tahun, Kelembapan udara yang sangat rendah, Perbedaan suhu siang dan malam yang lebih besar dan ini dapat menimbulkan penyakit bagi balita

Tundra

Ciri – cirinya adalah Sebagai Berikut:

1. Tidak mendapat banyak energi radiasi matahari hanya sedikit, Musim dingin lebih panjang bisa mencapai 9 bulan lamanya, Musim panas berlangsung selama 3 bulan.

Hutan Gugur

Ciri – cirinya adalah Sebagai Berikut:

1. Curah hujan ini kontinental sepanjang tahun, Memiliki 4 musim.

2. Keanekaragaman jenis tumbuhan Cukup rendah dari bioma hutan tropis

Tiagra

Ciri – cirinya adalah Sebagai Berikut:

1. Suhu di musim dingin cukup rendah, Terjadi penumbuhan di musim panas

Ekosistem Perairan / Akuatik

Ekosistem ini dapat memuat komponen Abiotik yang sebagian besar terdiri dari udara. Komponen tersebut sebagaimana berikut:

Ekosistem dari air tawar.

Ekosistem ini memiliki beberapa ciri khusus yang unik dilihat dari penyusun abiotiknya. Ciri ekosistemnya memiliki penetrasi dari cahaya matahari yang kurang, variasi suhu dari udara ini tidak begitu menonjol, serta mudah sekali bertentangan dengan kondisi cuaca dan iklim.

Beberapa contoh Tumbuhan yang bisa hidup di ekosistem air tawar ini mendukung ganggang dan tumbuh-tumbuhan biji. Pada ekosistem ini juga terdapat berbagai macam hewan contohnya ikan bawal, lele dan lain-lain

Ekosistem air laut.

Ekosistem ini juga memiliki beberapa fitur khusus yang menunjukkan perbedaan suhu yang sangat menarik pada bagian permukaan laut dan pada bagian dalam laut.

Karena didalamnya terdapat perbedaan suhu yang tinggi, maka ini tidak akan lama kemudian terjadi lapisan udara panas dan udara dingin atau yang dikenal dengan lapisan termoklin.

Perbedaan suhu pada air laut ini juga cukup unik. Jika kalian pernah berendam di laut lepas pada saat malam hari, maka udara di permukaan laut ini akan terasa cukup dingin, sedangkan udara di bagian bawah akan terasa agak hangat.

Sebaliknya sebaliknya kalian berendam di laut lepas pada siang hari, permukaan laut akan terasa agak hangat akan tetapi bagian dalam udara akan terasa cukup dingin.

Sementara panas atau hangat permukaan tertinggi biasanya terjadi kira-kira pada sore hari. Dimana sering kita temukan orang yang tidak bisa bermain air laut di laut atau di pantai pada hari sakit bisa menyebabkan efek terbakar pada kulit.

Ekosistem muara.

Pada ekosistem ini juga dikenal dengan istilah ekosistem estuari. Ekosistem estuari adalah tempat bertemunya air tawar (sungai) dengan air asin (laut). Ciri dari ekosistem ini dilihat dari estuari ini yang memiliki daerah lempengan intertidal lumpur yang agak luas.

Produktivitas yang terjadi pada ekosistem ini sangat tinggi dan memiliki nutrisi yang Cukup tinggi. Habitat tumbuhan yang bisa hidup di lingkungan muara ini biasanya rumput rawa garam, fitoplankton dan ganggang.

Sedangkan jenis-jenis habitat hewan yang bisa hidup dan berkembang biak pada lingkungan ini, kerang, ikan, berbagai jenis cacing dan juga kepiting.

Ekosistem pantai.

Ekosistem ini banyak sekali ditumbuhi habitat tanaman Ipomoea pes caprae. Ipomoea pes caprae merupakan tanaman yang hidup dan tumbuh di atas gundukan di pasir pantai.

Tanaman ini biasa menjalar, memiliki daun yang cukup tebal serta bunga berwarna ungu. Lebih tahan terhadap hempasan ombak laut serta angin.

Ekosistem sungai.

Pada ekosistem ini memiliki karakteristik cukup bervariasi yang tergantung pada letak tinggi serta garis lintangnya. Aliran pada sungai ini juga relatif kontan atau tenang sehingga air sungai itu lebih banyak mengandung oksigen terlarut.

Seperti habitat hewan yang bisa hidup di sungai seperti jenis ikan berkumis atau ikan lele contohnya yaitu lele. Ada juga jenis kura-kura, gurame, buaya dan ular.

Ekosistem terumbu karang.

Pada ekosistem terumbu karang ini biasanya berupa karang atau batu-batu kecil di dekat daerah pantai. Pada ekosistem ini memiliki efisiensi yang sangat tinggi di mana biota atau hewan yang hidup di terumbu karang ini biasanya memerlukan berbagai keanekaragaman mikroskopis serta bahan-bahan organik lainnya.

Ekosistem ini banyak dihuni oleh habitat invertebrata, ikan dan mikroorganisme yang hidup di sekitar ganggang dan terumbu karang.

Ekosistem Alami dan Ekosistem Buatan

buatan dan alami

www.slideshare.net

Ekosistem Alami

Ekosistem alami merupakan suatu hubungan timbal balik yang dapat terjadi pada suatu wilayah tertentu tanpa bantuan atau buatan manusia. Secara garis besar ekosistem ini telah dibagi menjadi dua macam di antara yang lain:

Ekosistem Akuatik atau Perairan

Ekosistem ini merupakan salah satu keterkaitan antara komponen hidup dan tak hidup atau komponen biotik dengan abiotik dalam penerbangan atau akuatik seperti ekosistem air tawar, udara laut, muara, pantai, sungai, danau, dan ekosistem lainnya.

Ekosistem Teresial atau Kawasan

Ekosistem Ini juga dapat disebut sebagai hubungan antara kehidupan dengan lingkungannya, yang memiliki keterkaitan dengan faktor curah hujan yang tidak teratur dan suhu. Seperti, ekosistem hutan hujan tropis, sabana, padang rumput, gurun, hutan gugur, taiga, dan lain sebagainya.

Ekosistem Buatan

Sementara pengertian ekosistem buatan ini merupakan suatu hubungan timbal balik di mana interaksi ini dengan sengaja dibuat oleh manusia dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhannya.

Pengertian Ekosistem ini juga dibagi menjadi beberapa bagian yang telah dibuat oleh manusia sebagaimana rupa sebagaimana ditentukan oleh ekosistem kolam, bendungan, hutan tanam produksi, agroekosistem terdiri dari sawah tadah, perkebunan, pemukiman, dan masih banyak lagi.

Itulah materi dan contohnya tentang pengertian ekosistem. Jadi di sekitar kita merupakan pengertian ekosistem, jadi jagalah ekosistem janganlah merusaknya. Saat ingin mengambil ikan di laut ambil tapi dengan cara yang benar-benar jangan rusak terumbu karang

Mungkin ini saja yang bisa saya paparkan semoga kamu paham apa yang saya tulis ini. sekian dan terima kasih

Leave a Reply