Pengertian Limbah Beserta Jenis-jenisnya

pengertian-limbah

Pengertian limbah merupakan buangan yang dihasilkan dari suatu proses pemakaian atau produksi, baik dari tempat industri maupun dari rumah tangga.

Nah, mungkin tidak asing lagi buka contoh-contoh dari limbah? Tapi apakah tau dampak dari limbah ini? Nah, kami akan menjelaskan secara lengkap tentang pengertian limbah ini. 

Mau tau apa saja pembahasan yang akan kami bahas? Yuk, langsung saja simak review berikut ini. Selamat membaca

Pengertian Limbah

Pengertian LImbah

http://www.ebiologi.net

Limbah adalah  buangan yang dihasilkan dari suatu proses pemakaian atau produksi, baik dari tempat industri maupun dari rumah tangga. adalah tempat sisa atau barang bekas yang diperhitungkan oleh manusia tidak perlu lagi dan sudah tidak perlu digunakan lagi.

Limbah dapat diartikan sebagai benda yang telah dikeluarkan oleh manusia, baik yang berasal dari alam itu sendiri maupun dari hasil proses teknologi yang dilakukan oleh manusia, hadirnya ini pada suatu saat akan membuat tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.

Dimana masyarakat yang telah bertempat, di sana banyak sekali jenis limbah yang bisa dihasilkan. Sementara jenis-jenis limbah atau sampah antara lain: air kakus (air hitam), dan ada udara sisa buangan dari berbagai jenis limbah dari aktivitas domestik lainnya (air abu-abu).

Mungkin hal ini akan terjadi di mana ada kegiatan usaha atau pabrik besar, maka disitu akan muncul banyak sekali jenis limbah yang merupakan sisa dan buangan yang dihasilkan dari produksi.

Terbuang yang dihasilkan dari kegiatan usaha ini berbentuk air limbah.

Jika kalian melihat dari wujudnya, limbah sejatinya sudah dibagi menjadi tiga bagian yaitu limbah padat, limbah gas dan limbah cair.

Limbah juga bisa berisi barang bekas, sisa kotoran hewan, sayuran, tanaman selai dan lain sebagainya.

Jika Anda menggunakan bahan kimia, bahan ini mengandung bahan kimia Senyawa organik dan Senyawa anorganik. Dengan konsentrasi dan kelebihan tertentu.

Kehadiran jenis limbah ini dapat berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar, terutama di lingkungan manusia dan kesehatan manusia juga, sehingga perlu dilakukan atau dilakukan penanganan terhadap limbah ini.

Tingkat bahaya beracunan yang telah disebabakan dan ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah yang dapat mengganggu ekosistem tersebut

Pengertian Limbah Menurut KBBI

pengertian-limbah

http://ngasukaweruh.blogspot.com

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) pengertian limbah adalah sebagai berikut:

1. sisa hasil produksi

2. bahan yang tidak mememiliki nilai atau tidak pantas untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian. Contoh: pabrik limbah mencemarkan air di daerah sekitarnya’

3. barang yang rusak atau cacat dalam proses produksi;

Pengertian Limbah Menurut Para Ahli

menurut para ahli

http://www.pelajaran.co.id

Selain pengertian yang ada di atas tadi, para ahli dan pakar yang sesuai dengan jalurnya memiliki pendapat yang cukup berbeda-beda dalam mengartikan apa yang dimaksud dengan limbah ini.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pengertian limbah menurut beberapa ahli lengkap:

Peraturan Pemerintah No 101 tahun 2014

Menurut peraturan pemerintah pada tahun 2014 adalah arti limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan.

KEPUTUSAN MENPERINDAG RI NO. 231 / MPP / KEP / 7/1997 PASAL 1

Pengertian Limbah yaitu bahan / barang bekas atau bekas dari suatu kegiatan atau proses hasil produksi yang fungsinya sudah berubah dari yang dimaksudkan, kecuali yang bisa diolah oleh manusia atau hewan.

Karmana (2007)

Limbah merupakan sisa atau proses programsi yang bisa menjadi bahan pencemaran atau yang sering disebut polutan di suatu lingkungan.

Banyak sekali aktivitas manusia yang dapat menghasilkan limbah antara kegiatan industri lainnya, transportasi, rumah tangga dan kegiatan lainnya.

Stokes (1991)

Menurut Stokes adalah sebagai berikut:

1. Limbah infeksius: adalah limbah yang dapat menumbuhkan atau menyebabkan berbagai penyakit

2. Limbah berbahaya: adalah limbah yang dapat membahayakan manusia dan lingkungan sekitar

3. Limbah toksik: limbah yang bisa menumbuhkan atau menimbulkan efek toksik

4. Limbah medik: setiap limbah jenis padat yang terjadi kompilasi penegakan diagnosis, perawatan atau pengimunisasian manusia maupun hewan

Tchobanoglous dan Elliassen (1979)

Pengertian limbah adalah kombinasi cairan atau limbah yang terbawa oleh arus udara dari tempat ti nggal, kantor, bangunan perdagangan, industri, udara tanah, permukaan udara, dan air hujan yang mungkin ada

Willgoose (Udin Djabu, 1990/1991)

Limbah cair adalah air ya ng sering dibawa sampah dari tempat tinggal, bangunan perdagangan, dan industri atau tempat asal mengandung air dan bahan padat terlarut

Ir. Hieronymus Busi Santoso

Limbah adalah suatu bahan atau kotoran yang terbuang atau sengaja dikeluarkan yang merupakan hasil dari proses manusia atau proses-alam, dan bahkan tidak memiliki nilai ekonomi, bahkan dapat memiliki nilai ekonomi yang negatif.

Cahyono Budi Utomo

Limbah sebuah dalah benda atau zat yang telah muncul dari hasil aktivitas atau kegiatan manusia yang tidak digunakan lagi, kemudian dibuang.

Jenis-Jenis Limbah

Jenis-Jenis Limbah

http://robi-biologi.blogspot.com

Limbah berdasarkan sumbernya limbah digolongkan menjadi:

1. Limbah Organik adalah limbah yang mudah busuk. Misalnya, sisa sayuran, sisa makanan, potongan, potongan rumput, dan kotoran hewan

2. Limbah Organik adalah limbah yang tidak mudah membusuk. Misalnya, kertas dan kayu

3. Limbah Anorganik adalah limbah yang dapat dipakai kembali. Misainya, plastik, pecahan kaca, karet, kaca, botol, dan besi.

4. Limbah berbahaya adalah limbah B3. Misalnya, paku, lampu neon bekas, sisa racun tikus, serangga kadaluarsa dan batu baterai bekas.

Berdasarkan sifatnya, limbah dibedakan menjadi dua golongan:

Pengertian Limbah yang dapat diubah pada masa lalu (limbah yang mudah terurai atau mudah terurai). Yaitu limbah yang dapat memperbaiki dekomposisi oleh bakteri dan jamur yang dapat menguraikan limbah tersebut, seperti daun-daun, sisa makanan, kotoran, dan lain-lain.

Selanjutnya limbah yang tidak akan atau sangat lambat perubahan harus dilakukan menggunakan tangan manusia (limbah tidak terdegradasi atau tidak dapat terurai). Misalnya, plastik, gelas, kaleng, dan sampah sejenisnya.

Berdasarkan karakteristiknya, limbah dapat digolongkan menjadi 4 macam, yaitu:

Limbah cair

Limbah cair berasal dari limbah hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cair (PP 82 thn. 2001).

Jenis-jenis limbah cair dapat digolongkan berdasarkan di bawah ini:

1. Sifat Fisika dan sifat Agregat.

Keasaman dari sifat ini adalah salah satu contoh sifat yang dapat digunakan dengan menggunakan metoda Titrimetrik.

2. Parameter logam.

Contoh: Arsenik (As) dengan metoda SSA

3. Anorganik non Metelik.

Contohnya, Amonia (NH3-N) dengan metoda Biru Indofenol

4. Organik Agregat.

Contohnya, Permintaan Oksigen Biologis (BOD)

5. Mikroorganisme contohnya E coli dengan metoda MPN

6. Sifat khusus seperti Asam Borat (H3BO3) dengan metoda Titrimetrik

7. Air laut contohnya Tembaga (Cu) dengan metoda SPR-IDA-SSA

Limbah padat

Limbah padat terdiri dari hasil buangan industri yang terdiri dari padatan, lumpur, dan bubur yang berasal dari proses pengolahan dan membuat penumpukan atau kepadatan di tanah .

Limbah Gas Partikel

Limbah gas partikel ini berasal dari polusi udara. Yup Polusi udara tercemarnya oleh beberapa zat yang mengandung partikel (asap dan jelaga), hidrokarbon, sulfur dioksida, nitrogen oksida, ozon (asap kabut kimiawi), karbon monoksida dan timah.

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

http://bogorkab.go.id

Di mana limbah dapat digolongkan sebagai limbah B3 bilamana limbah tersebut merupakan bahan berbahaya atau yang mengandung sifat dan konsentrasinya.

Baik yang langsung maupun yang tidak langsung yang bisa merusak atau mencemarkan lingkungan yang hidup atau membahayakan kesehatan itu juga.

Yang termasuk ke dalam limbah B3 antara lain adalah bahan baku yang cukup berbahaya dan tidak dapat digunakan lagi di sebabkan karena rusak, sisa kemasan, tumpahan, proses sisa, dan oli bekas kapal yang dapat dibeli dan diproses khusus.

Bahan-bahan ini termasuk bahan limbah B3 bilamana memiliki salah satu atau lebih khas sebagai berikut:

mudah meledak, mudah terbakar, bereaksi, aktif, berubah infeksi, bereaksi korosif, dan lain-lain, yang bila dibahas dengan toksikologi dapat diketahui termasuk limbah B3.

Berdasarkan sumbernya, limbah B3 ini juga dapat digunakan menjadi beberapa bagian:

Lumpur primer

yaitu limbah yang berasal dari tangki sedimentasi pada awalnya dan banyak mengandung biomassa organik yang stabil dan mudah menguap.

Lumpur kimia

Merupakan limbah yang dapat dihasilkan dari proses koagulasi dan flokulasi.

Kelebihan lumpur aktif

Merupakan limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan limbah dengan lumpur aktif sehingga dapat mengandung padatan organik yang mengandung lumpur dari hasil proses tersebut.

Lumpur yang dicerna

Adalah limbah yang dihasilkan dari pengolahan biologi dengan dicerna aerobik di mana padatan / lumpur yang dihasilkan cukup stabil dan banyak mengandung padatan organik.

Macam Macam Limbah Beracun

Macam Macam Limbah Beracun

http://bbsnews.co.id

1. Limbah mudah meledak, merupakan limbah ini melalui reaksi kimia yang dapat menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan yang cukup tinggi dengan limbah cepat ini dapat merusak lingkungan.

2. Limbah mudah terbakar terdiri dari limbah yang disatukan dengan api, percikan api, gesekan atau sumber lain yang memunculkan api akan dengan mudah menyala atau terbakar dan jika ini telah diaktifkan akan terus meningkat dengan cepat.

3. Limbah reaktif, merupakan limbah yang dapat menyebabkan kebakaran karena melepaskan atau menerima oksigen atau limbah organik peroksida yang tidak stabil dalam suhu tinggi.

4. Limbah beracun, merupakan limbah yang mengandung racun yang cukup berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Limbah B3 bisa menimbulkan kematian jika masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan, kulit atau mulut.

5. Limbah yang menyebabkan infeksi adalah limbah laboratorium yang mengandung penyakit atau limbah yang mengandung kuman penyakit, seperti bagian tubuh manusia yang diamputasi dan cairan tubuh manusia yang menyebabkan infeksi.

6. Limbah yang mengandung korosif yang merupakan limbah yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit atau baja mengkorosi, yaitu memiliki pH yang sama atau kurang dari 2,0 untuk limbah yang mengandung asam dan lebih besar dari 12,5 untuk yang bersifat basa.

Sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dalam peraturan pemerintah No.18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, limbah B3 terbagi menjadi dua macam spesifik dan tidak spesifik.

Perbedaan pokok tentang limbah B3 antara spesifik dan tidak spesifik pada bagian cara penggolongannya.

Pada limbah yang spesifik dapat digolongkan ke dalam jenis industri, sumber pencemaran, asal limbah, dan pencemaran utama. Sementara pada limbah tidak dapat digolongkan atas kategori dasar dan bahan pencemar.

Untuk menanggulangi pencemaran, tanah ini diakibatkan karena penumpukan sampah yang dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti melalui program 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle.

Mungkin itu saja yang bisa saya paparkan. Semoga berrmanfaat Sekian dan terimakasih

Leave a Reply