Pengertian Zakat | Jenis | Syarat & Rukun Beserta Contohnya

Contoh Zakat

Pengertian Zakat ialah suatu kegiatan mengeluarkan sebagian harta kita untuk diberikan kepada fakir miskin, anak yatim piatu, saudara dan masih banyak lagi. Dengan kita mengeluarkan zakat ini, bertujuan untuk membersihkan harta kita.

Apakah dengan memberikan sebagian harta kita kepada orang yang membutuhkan akan mengurang? Kalau soal mengurang pasti mengurang. Tetapi, Allah berjanji kepada makhluknya akan di lipatkan rezekinya pada saat itu juga.

Bukan berarti rezeki saja yah yang akan diberikan oleh Allah SWT. Bahkan melainkan kesehatan, keselamatan, dimudahkan Jodohnya dan mendapatkan hidup yang selamat. Aamiin

Untuk Itu ayok salurkan .dana mu minimal 2-3 % ke orang terdekat saja. Nah, dibawah ini akan kami jelaskan secara rinci dan jelas mengenai pengertian zakat ini. Mau tau selengkapnya? Yuk, langsung saja baca artikel ini sampai selesai.

pengertian zakat menurut bahasa dan istilah

pengertian zakat menurut bahasa dan istilah

Inilah.com

Pengertian Zakat atau Az-Zakat menurut bahasa berasal dari kata  زَكَا الشَّىءُ يَزُكُوْ artinya : Sesuatu itu bertambah dan tumbuh. Nah ketika dikatakan زَكَا الزَّرْعُ artinya tanaman itu tumbuh.

Pengertian lain menurut bahasa, kata az-Zakat dapat digunakan sebagai arti ath-Thahara atau Suci. Seperti firman Allah SWT yang artinya

Artinya: “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa. ” (Q.S. asy-Syams 91:9)

Apa sih maksudnya? Maksudnya ialah  mensucikannya dari akhlak yang buruk. Sedangkan dalam sebuah arti seukran tertentu dari beberapa jenis harta yang wajib diberikan kepada golongan-golongan tertentu dari manusia.

Bahagian harta tersebut dinamakan zakat, karena harta yang asli akan tumbuh berkat dikeluarkannya zakat dan berkat doa yang dipanjatkan oleh si penerima tersebut.

Apa sih fungsi zakat itu? Fungsinya ialah membersihkan harta yang lebih dari syubhat dan melepaskan dari kewajiban yang berkenaan dengannya, khususnya kewajiban terhadap kaum fakir dan sengsara

Jenis-jenis Zakat

Jenis-jenis Zakat

http://akuoke.com

Setelah kita membahas pengertian zakat, selanjutnya akan kami bahas jenis-jenis zakat yang ada didalam syariat islam. Apakah kalian tahu apa saja jenis-jenis zakat itu? Ya, berikut ini adalah beberapa jenis zakat yang harus kalian ketahui, diantaranya adalah :

Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang dikeluarkan saat menjelang idul fitri pada hari terakhir bulan Ramadhan. Berapa yang harus kita keluarkan untuk zakat fitrah ini? Besar zakat yang harus dikeluarkan sekitar 3,5 liter atau 2,7 kilogram makanan pokok seperti gandum, beras, jagung dan sejenisnya

Zakat Maal (Harta)

Zakat ini berbeda yah guys dengan zakat fitrah. Zakat mal ini adalah zakat harta  yang wajib dikeluarkan seorang muslim sesuai dengan nishab dan haulnya. Waktu untuk mengeluarkan zakat harta ini tidak dibatasi oleh waktu guys, jadi bisa kapan saja

Zakat jenis ini yang pada akhirnya melahirkan banyak jenis zakat diantaranya : Zakat penghasilan, perniagaan, pertanian, hasil laut, hasil ternak, hasil pertambangan dan masih banyak lagi yang masing-masing jenis zakat ini mempunyai perhitungannya sendiri-sendiri

Nah, di bawah ini adalah beberapa contoh zakat mal sesuai jenis-jenis yang sudah kami sebutkan di atas, lalu bagaimana contohnya? Yuk langsung saja geser kebawah lagi

Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan merupakan zakat yang perlu kalian keluarkan setiap mendapatkan penghasilan yang berupa harta atau uang. Nah, zakat ini ada baiknya kita keluarkan setiap bulan sekali. Yup, setelah kita mendapatkan penghasilan kita langsung memberikan 3% atau bahkan lebih kepada yang membutuhkan

Zakat Pertanian

Zakat pertanian tentunya sangat identik dengan hasil pertanian. Zakat pertanian berbeda dengan zakat penghasilan. Bedanya, zakat pertanian ini dikeluarkan seorang petani atau sebuah perusahaan pertanian sesuai dengan cara mengolah pertanian seperti memberikan hasilnya kepada pondok pesantren, rumah yatim piatu dan masih banyak lagi

Zakat Perniagaan

Zakat perniagaan adalah salah satu bias dari zakat maal, apa sih maksudnya? Maksudnya ialah zakat yang wajib dikeluarkan bagi mereka yang telah mencapai nishab dan haulnya atau jelasnya mencapai tujuan dan janji.

Daripada Maimun Ibn Mihran : Apabila sudah tempohnya kamu berzakat (cukup haul), maka hitunglah berapa jumlah uang tunai yang ada padamu, dan bagi barang berniaga yang ada, nilailah ia datang mata uang, begitu juga segala hutang pelangganmu yang mampu (diharap kembali) hendaklah diambil kira dan kemudian tolakkan hutang mu sendiri, barulah dikeluarkan zakat atas bakinya itu? (Riwayat Abu Ubayd Al-Qasim Ibn Salam, Kitab Al-Amwal

Syarat Dan Rukun Zakat

Syarat Dan Rukun Zakat

http://dzilazzam.blogspot.com

Nah, zakat juga mempunyai beberapa syarat dan rukun yang harus dipenuhi oleh umat muslim khususnya. Nah berikut ini adalah penjabarannya yang bisa kami sampaikan.

Syarat  Zakat

Menurut para ulama syarat yang wajib dipenuhi sebelum melaksanakan zakat ini adalah sebagai berikut

  1. Muslim
  2. Merdeka
  3. Kepemilikan Harta Penuh bukan dari hutang
  4. mencapai nisab
  5. Mencapai hawi dan
  6. harta yang dizakati melebihi dari kebutuhan pokok
  7. Niat dan Tamlik jangan lupa

Nah, itulah syarat-syarat yang wajib kita penuhi, adapun niat dan tamlik atau pemindahan kepemilikan harta kepada pemiliknya. Niat itu dilaksanakan ketika dilakukan penyerahan zakat kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya.

Apabila Penyerahan tersebut tidak disertai niat maka dinyatakan tidak sah, karena zakat ini merupakan suatu ibadah sedangkan salah satu syarat suatu ibadah adalah niat

Rukun Zakat

Apa saja rukun zakat yang harus kita penuhi? Nah dibawah ini adalah beberapa rukun zakat yang harus kita penuhi, berikut adalah penjabarannya

  1. Sebagian dari harta dengan melepaskan kepemilikan terhadapnya
  2. Menjadikannya seagai milik orang fakir dan menyerahkan kepadanya
  3. Harta diserahkan kepada wakil atau yang sering kita sebut Amil

Itulah beberapa rukun zakat yang harus kalian tahu. Nah untuk selanjutnya mengenai dalil tentang zakat. Mau tau dalilnya? Yuk geser lagi kebawah

Dalil Naqli tentang Zakat

Dalil Naqli tentang Zakat

http://www.majelisahfaad.org

Di dalam Alquran banyak sekali ayat yang menyebutkan tentang wajibnya menunaikan zakat ini. Artinya adalah sebagai berikut :

At-Taubah ayat 11

Yang artinya : “Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui“ (QS. At-Taubah : 11)

At-Taubah ayat 103

Yang artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka“. (QS. At-Taubah :103)

Ar-Rum ayat 39

Yang artinya: “Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)“. (QS. Ar-Rum :39

Hadist Riwayat. Abu Daud

Zakat Fitri merupakan pembersih bagi yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat dan kata-kata keji (yang dikerjakan waktu puasa), dan bantuan makanan untuk para fakir miskin”.(HR. Abu Daud)

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

“Barang siapa yang membayar zakat fitrah sebelum shalat ied, maka termasuk zakat fitrah yang diterima, dan barang siapa yang membayarnya sesudah shalat ied maka termasuk sedekah biasa (bukan lagi dianggap zakat fitrah)“. (HR. Bukhari dan Muslim)”

Penerima Zakat

Penerima Zakat

ddbanten.org

Untuk penerima zakat ada beberapa bagian atau golongan yang berhak untuk menerimanya. Menurut Qardawi pada tahun 2004 ada 8 golongan yang berhak menerimanya yaitu sebagai berikut

  1. Fakir adalah orang yang tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya sendiri
  2. Miskin adalah orang yang mempunyai penghasilan atau pekerjaan. Namun, tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri maupun keluarga yang ditanggungnya
  3. Amil adalah orang atau pengurus zakat baik yang diangkat oleh pemerintah atau masyarakat dalam melaksanakan penghimpunan zakat dan menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan
  4. Muallaf adalah orang yang baru memeluk agama islam yang diberikan zakat untuk memantapkan hati dan keimanan mereka untuk tetap memeluk agama islam
  5. Hamba sahaya adalah orang yang diberikan zakat dengan tujuan untuk membebaskan diri dari perbudakan
  6. Gharim adalah orang yang mempunyai hutang pribadi yang bukan untuk keperluan maksiat dan tidak mempunyai harta untuk melunasinya
  7. Fisabilillah adalah orang yang melakukan kegiatan yang berada di jalan Allah, seperti kegiatan dakwah, mengajar ngaji dan masih banyak lagi
  8. Ibnu Sabil Adalah orang yang berada dalam perjalanan Musafir yang mengalami kesusahan atau kehabisan bekal dalam perjalanan tersebut.

Contoh Zakat

Contoh Zakat

https://rocketmanajemen.com

Jika seorang karyawan muslim mempunyai penghasilan sebesar Rp. 3.800.000/bulan

Qiyas atau disamakan dengan 653 Kg gabah (harga pergabah Rp. 5.600/Kg Jadi Nishab = 653 x 5.600 =Rp. 3.600.000

Karena Penghasilan tersebut telah mencapai nishab, maka perlu mengeluarjan zakat penghasilan sebesar :2,5% x Rp. 3.800.000 =  Rp. 95.000

Sekian contoh yang bisa kami berikan, Jadi sisipkan 2,5% untuk diberikan sama orang yang membutuhkan ya guys. Intinya sih jika mau menjadi orang yang lebih enak kehidupannya jangan lupa sedekah

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai pengertian zakat. Mungkin untuk kalian jika ada yang mau bertanya silahkan beri komentar anda didalam artikel kami. Jangan lupa like and share.

Mungkin sampai sini saja yang bisa kami bahas mengenai pengertian zakat ini. Semoga bermanfaat untuk anda guys. Selamat mencoba ya guys

Semoga berkah dan manfaat ilmunya. Jangan lupa bersedekah guys. Sekian dan terima kasih

Leave a Reply